Puluhan Rumah dan Kebun Warga Distrik Asolokobal Diterjang Banjir
- 18 Mar 2026 19:51 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Puluhan rumah warga dan perkebunan di Distrik Asolokobal Kabupaten Jayawijaya diterjang banjir luapan kali etagec, pada rabu (18/03/26) malam. banjir terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak selasa sore hingga rabu malam. Sebanyak 3 kampung di Distrik Asolokobal terdampak Banjir tersebut yakni, Kampung Ninabua, Kampung Sinata dan Kampung Helaluwa.
Akibatnya, puluhan perumahan dan perkebunan warga serta peternakan tergenangi air, bahkan sejumlah warga terpaksa mengungsi ke keluarga terdekat hingga ke fasilitas sekolah setempat sembari menanti air surut. Tidak ada korban jiwa, namun harta benda berupa peralatan elektronik, dokumen penting hingga kebun jadi korban amukan luapan kali etagec.

“Rumah – rumah dan semua isi di dalam ada laptop, tv, hp, alat tidur semua terendam banjir, sampai kebun-kebun habis semua, terpaksa kita kasih keluar semua barang dari dalam rumah untuk jemur” Kata Petrus Wetapo, Warga Kampung Sinata.
Petrus yang ditemui saat membersihkan rumah bekas banjir itu mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 10 – hingga pukul 02 subuh sehingga tak ada barang isi rumah yang bisa diselamatkan. “Tadi malam ini semua seperti danau, air semua” Ujarnya.
Melianus Esema, Warga Kampung Helaluwa mengatakan, sejumlah rumah beratap seng, dapur hingga honai digenangi air, sehingga sejak malam beberapa keluarga di kompleks itu mengungsi ke SMP Negeri 3 Wamena hingga pagi hari.
“Tadi malam ini kira – kira jam 10 semua rumah air tutup, ternak babi tergenang sampai pagi, kami kasih makan tapi tidak mau lagi, laptop, ijazah, semua rendam. Saya punya keluarga lain mengungsi ke SMP pagi baru pulang” katanya.
Ia mengatakan, beberapa keluarganya masih tinggal di tempat pengungsian karena rumahnya masih basah tergenang air “ Keluarga lain masih di sana (tempat pengungsian), belum bisa pulang sampai siang ini karena air masih banyak di dalam rumah” Kata Esema.
Semuel Dabla, Kepala Suku Yali di Kampung Sinata mengatakan, sebanyak 25 rumah warga di komplek itu terendam banjir beserta isinya. Peralatan dapur, pakaian , ternak hingga alat elektronik yang ada di dalam rumah, semuanya terendam air.
“Kebun ada 13 keluarga punya semua terendam, sampai saat ini kami masyarakat kesulitan, sehingga harapan kami pemerintah kami minta bantuan beras, minyak goreng, alat tidu, alat dapur , pakaian sekolah, sehingga harapan pemerintah bisa bantu kita (*).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....