Gerakan Pangan Murah Digelar di Wamena, Pemkab Jayawijaya Upaya Tekan Harga Bapok

  • 09 Mar 2026 18:27 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerindag) bekerja sama dengan Perum Bulog dan Bank Indonesia menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menekan harga bahan pokok selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Koramil Wamena Kota dan secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Nakerindag Jayawijaya, Lekius Jigwa, S.Pd., M.Pd.

Dalam arahannya, Lekius mengatakan bahwa program Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

“Melalui kegiatan ini diharapkan harga bahan pokok di Kota Wamena dapat lebih stabil, terutama pada momen Ramadan dan menjelang Lebaran,” ujarnya.

Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi di Kabupaten Jayawijaya.

Menurut Lekius, Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan dua kali selama bulan Ramadan, yakni pada Sabtu, 7 Maret 2026 dan Sabtu, 14 Maret 2026.

Dalam kegiatan ini, pemerintah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui Perum Bulog untuk membantu stabilisasi harga di pasaran. Beras tersebut dijual kepada masyarakat dengan kisaran harga Rp12.500 hingga Rp13.500 per kilogram.

Selain beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog juga menyediakan sejumlah kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya.

Lekius berharap masyarakat yang datang berbelanja dapat membeli sesuai kebutuhan agar seluruh warga yang hadir bisa memperoleh bahan pangan yang dibutuhkan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap masyarakat dapat berbelanja dengan tertib dan tidak saling berebut, karena setiap warga yang datang ke Gerakan Pangan Murah akan mendapatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok,” Tutupnya.

Rekomendasi Berita