Bupati Lanny Jaya Buka Sosialisasi Program MBG, Libatkan Seluruh Elemen Masyaraka
- 05 Mar 2026 12:00 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Bupati Kabupaten Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Kantor Bupati, Senin (2/3/2026).
Program MBG direncanakan mulai dilaksanakan satu minggu setelah kegiatan sosialisasi. Hasil diskusi dalam pertemuan tersebut akan diteruskan kepada sekolah, siswa, serta wali murid melalui Kepala Distrik dan Kepala SPPG, guna memastikan masyarakat memahami informasi secara menyeluruh sebelum program berjalan.
Dalam sambutannya, Bupati Aletinus Yigibalom menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya untuk mendukung penuh pelaksanaan program MBG. Ia berharap bahan pangan lokal hasil bumi masyarakat Lanny Jaya dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kita ingin bahan pangan lokal dipakai. Selain meningkatkan gizi anak-anak sekolah, program ini juga harus mendorong perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar program ini benar-benar menjadi gerakan bersama.
“Program MBG harus melibatkan tokoh gereja, adat, pemuda, perempuan, dan mama-mama agar benar-benar menjadi gerakan bersama,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Lanny Jaya AKBP Frans Daniel Tamiela, Plt Sekda Tendien Wenda, Ketua Satgas Percepatan MBG Andi Hendarka, Kepala Regional SPPG Papua Pegunungan Wahyu Adi Saputra, Korwil SPPG Lanny Jaya Herince Fani Wenda, jajaran Kodim 1713/Lanny Jaya, Polres, pimpinan OPD, para kepala distrik, kepala sekolah, serta tokoh gereja, adat, dan masyarakat.
Dalam pemaparan materi, Wahyu Adi Saputra dan Herince Fani Wenda menyampaikan bahwa saat ini telah tersedia enam dapur mandiri yang siap beroperasi, masing-masing berada di Tiom, Balingga, Makki, Pirime, Gamelia, dan Poga.
Selain itu, Pemerintah Daerah Lanny Jaya menargetkan pembentukan 40 dapur 3T guna menjangkau wilayah terpencil dengan jumlah penerima manfaat di bawah 1.000 orang. Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh anak sekolah di daerah terisolasi tetap memperoleh akses makanan bergizi.
Dengan dukungan pemerintah pusat serta keterlibatan aktif masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di Kabupaten Lanny Jaya.