Kisah Inspiratif Pebisnis Muda Sukses Merintis UMKM Kopi Khas Lampung

  • 16 Mei 2024 14:39 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN Bandarlampung: Di tengah pesatnya perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, Lampung turut menghadirkan satu lagi kebanggaan lokal yang patut diperhitungkan: Kopi Bubuk Saila. Berdiri sejak awal tahun 2021, usaha ini digawangi oleh pasangan suami-istri yang bertekad kuat untuk menghadirkan kopi robusta berkualitas tinggi kepada masyarakat.


Berawal dari bekal pengetahuan Toni, selaku suami tentang kopi yang diperoleh dari pengalaman keluarganya di Kotabumi yang sudah lama bergelut dengan komoditas kopi, lada, dan cengkeh, Kopi Saila berhasil menemukan formula yang tepat untuk memproduksi kopi bubuk yang disukai banyak orang. Keputusan untuk memulai bisnis ini semakin mantap ketika sang istri Ria memutuskan berhenti bekerja pada Agustus 2020, ingin menjadi ibu rumah tangga yang lebih produktif sekaligus mengurus anak-anak dan usaha keluarga.


Proses produksi Kopi Saila dimulai dari pemilihan biji kopi yang cermat, roasting (penggorengan), penggilingan, pengemasan, hingga distribusi. Semua tahapan tersebut pada awalnya dipelajari dengan tekun oleh sang istri dari suaminya. "Suami mengajarkan saya step by step produksi kopi, dan Alhamdulillah sekarang saya sudah bisa semuanya," ujarnya. Hingga saat ini, kapasitas produksi harian mereka mencapai 44 kg dalam satu kali roasting, dengan harga Rp 105.000 per pack.


Keunggulan Kopi Saila terletak pada kualitasnya yang murni, tanpa campuran apapun. Mereka hanya menggunakan biji robusta 100%, sehingga meskipun harga kopi naik, kualitas tetap terjaga. Ini berbeda dengan beberapa produsen kopi lainnya yang sering mencampur kopi dengan bahan lain seperti beras, jagung, atau cokelat untuk menekan biaya produksi. "Kami tidak mencampur kopi kami dengan apapun, karena kami sangat menjaga kualitas rasa," jelas sang pemilik.


Saat ini, proses produksi Kopi Saila sudah menggunakan mesin berstandar yang disesuaikan dengan standar dinas perdagangan. Namun, di awal merintis, mereka masih menggunakan cara tradisional dengan kayu bakar dan menggongseng sendiri, yang memakan waktu hingga tiga jam untuk 1-2 kg biji kopi. Bahan baku diperoleh langsung dari Ulubelu, Tanggamus, dimana sang suami sendiri yang memastikan kualitasnya, terutama memilih biji kopi yang kering dan bersih.


Meski demikian, perjalanan Kopi Saila bukan tanpa kendala. Salah satu tantangan terbesar adalah membangun kepercayaan konsumen terhadap produk baru. "Memang sulit sekali meyakinkan produk kita ke konsumen, apalagi di Lampung yang pasarnya sudah dikuasai oleh merek-merek besar. Tapi begitu mereka mencoba sampel yang kami berikan, Alhamdulillah banyak yang menjadi pelanggan setia," katanya. Tantangan lainnya adalah mencari bahan baku yang baik, terutama karena produksi kopi di Tanggamus sempat mengalami penurunan yang signifikan sehingga harga terus naik.


Strategi pemasaran Kopi Saila di awal cukup sederhana, mengandalkan worth of mouth dengan memberikan sampel kepada keluarga, sahabat, dan teman-teman. Mereka juga menjual produk secara online melalui marketplace dan e-commerce, serta menawarkan ke warung kopi, rumah makan, dan kafe. "Kami juga menjual di warung kelontongan agar jangkauannya semakin luas," tambahnya.


Respons konsumen terhadap Kopi Saila sangat positif. Meskipun harga kopi semakin tinggi, konsumen tetap setia karena kualitas rasa yang tetap terjaga. "Pesan pelanggan kami yang paling penting adalah menjaga kualitas rasa, jadi tidak apa-apa kalau harga naik, asal rasa tetap sama," ujarnya. Sebagai bentuk pelayanan terbaik, Kopi Saila memberikan layanan pengantaran gratis khusus daerah Bandar Lampung tanpa memandang jumlah pesanan.


Melihat prospek kopi di Bandar Lampung yang sangat baik, pasangan ini bertekad untuk terus membangun kepercayaan masyarakat dan mengembangkan usahanya. Mereka yakin bahwa dengan kualitas yang tetap terjaga dan pelayanan yang baik, Kopi Saila dapat terus bersaing dan menjadi pilihan utama para pecinta kopi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....