BPDP Kenalkan Inovasi Produk Turunan Sawit dan Kakao

  • 01 Sep 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memperkenalkan inovasi produk turunan sawit dan kakao melalui JIFHEX 2026 di Yogyakarta. Pameran tersebut menjadi ruang edukasi masyarakat mengenai potensi komoditas perkebunan untuk menghasilkan produk bernilai tambah.

BPDP menghadirkan booth bertajuk “Palm Discovery Experience: An Edutainment Journey” di Jogja Expo Center (JEC). Konsep tersebut memadukan edukasi dan hiburan melalui permainan, aktivitas edukatif, serta pengenalan produk UMKM.

Salah satu produk yang diperkenalkan berasal dari UMKM Afa Cokelat asal Jember, Jawa Timur. Afa Cokelat menghadirkan beragam olahan kakao dengan memanfaatkan minyak kelapa sawit dan lemak kakao.

Analis Kerja Sama Kelembagaan BPDP Muhammad Farouq mengatakan, kegiatan tersebut memperluas pemahaman masyarakat tentang potensi komoditas perkebunan. “Melalui JIFHEX 2026, kami ingin memperkenalkan lebih luas peran BPDP sekaligus menunjukkan berbagai potensi komoditas perkebunan,” kata Farouq dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 September 2026.

Produk tersebut memiliki kandungan kakao 35 hingga 100 persen dengan beragam bentuk dan pilihan. Mulai dari chocolate bar, praline, chocolate character, lolipop, hingga bubuk cokelat dan cokelat berbentuk cerutu.

Inovasi lainnya ditunjukkan melalui produk cokelat tiga dimensi yang membutuhkan keterampilan dan ketelitian dalam pembuatannya. Selain kakao, BPDP memperkenalkan pemanfaatan produk turunan sawit dalam industri kreatif melalui malam untuk membatik.

Inovasi tersebut diperkenalkan UMKM Smart Batik Indonesia dari Yogyakarta melalui kegiatan workshop membatik. Menurutnya, sawit, kelapa, dan kakao tidak hanya bernilai sebagai komoditas, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.

Farouq berharap masyarakat melihat peluang pengembangan produk turunan perkebunan melalui inovasi dan kreativitas. “Kehadiran Afa Cokelat dan Smart Batik Indonesia menjadi contoh bagaimana inovasi menghasilkan produk kreatif sekaligus membuka peluang usaha,” katanya

JIFHEX 2026 mempertemukan pelaku usaha sektor makanan, minuman, perhotelan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah. Pameran tersebut menargetkan lebih dari 16 ribu calon pasar dari sektor HORECA dan retail.

Melalui partisipasi tersebut, BPDP mendorong pengenalan hilirisasi sawit, kakao, dan kelapa. Hal ini sebagai bagian dari pengembangan perkebunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....