UMKM Perluas Pasar, 24 Ton Gula Kelapa Diekspor ke Ghana

  • 25 Apr 2026 11:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Produk gula kelapa organik mencerminkan keunggulan lokal
  • Capaian ini bukti efektivitas fasilitasi pemerintah mendorong UMKM naik kelas
  • Program ini memberi manfaat signifikan dari tahap persiapan hingga pertemuan dengan calon pembeli serta membuka peluang kerja sama

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian UMKM bersama SIPPO melepas ekspor 24 ton gula kelapa organik dan cair natural ke Ghana. Pelepasan dilakukan di Semarang, Rabu 22 April 2026, dengan nilai USD 63.400 atau sekitar Rp1,1 miliar melalui buyer Swiss HPW Fresh and Dry (SIPPO).

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman menyatakan capaian ini hasil Selling Mission Eropa 2025. “Produk gula kelapa organik mencerminkan keunggulan lokal serta memenuhi standar global keberlanjutan keamanan pangan dan konsistensi pasokan,” ujarnya, dikutip dalam lama umkm.go.id, Sabtu 25 April 2026.

Program ini selaras arahan Menteri UMKM Maman Abdurrahman membuka akses pasar nontradisional dan memperluas jejaring bisnis global. Selain itu program meningkatkan kesiapan usaha menengah memenuhi standar serta preferensi pasar internasional yang terus berkembang dinamis.

Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Harun menyebut capaian ini bukti efektivitas fasilitasi pemerintah mendorong UMKM naik kelas.

Ia menegaskan dukungan berkelanjutan membuka peluang ekspor sekaligus memperluas akses pasar bagi pengusaha UMKM Indonesia.

Ke depan Kementerian UMKM memperluas promosi dan fasilitasi ekspor melalui business matching kurasi produk serta peningkatan kapasitas usaha. “Sinergi dengan SIPPO dan mitra internasional akan diperkuat untuk membuka peluang ekspor sekaligus memperluas akses pasar UMKM,” katanya.

SIPPO Indonesia melalui Andina Auria Dwi Putri mengapresiasi kolaborasi memastikan importir Swiss memperoleh pemasok berkualitas sesuai kebutuhan pasar. “Kami senang melihat hasil misi ini dan berharap kolaborasi berkelanjutan antara SIPPO Kementerian UMKM dan pengusaha terus terjalin,” ujarnya.

Direktur CV Mannah Anugerah Sejahtera Steven Santoso menyampaikan apresiasi atas dukungan mengikuti misi dagang ke Swiss dan Belanda. “Program ini memberi manfaat signifikan dari tahap persiapan hingga pertemuan dengan calon pembeli serta membuka peluang kerja sama,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....