Ratusan Peserta Antusias Ikuti Workshop UMKM Sawit Jogja 2026

  • 24 Apr 2026 15:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 250 peserta mengikuti Workshop UMKM Sawit Jogja 2026 yang diselenggarakan AKPY-STIPER
  • Sinergi antara dunia pendidikan dan usaha diharapkan mampu melahirkan pelaku UMKM sawit yang inovatif dan berdaya saing

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak 250 peserta mengikuti Workshop UMKM Sawit Jogja 2026 yang diselenggarakan AKPY-STIPER selama dua hari. Kegiatan berlangsung pada 23 hingga 24 April 2026 dan melibatkan berbagai kalangan masyarakat umum.

Workshop ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus ajang kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, siswa, pelaku usaha, dan masyarakat. Peserta bersama mengembangkan potensi usaha berbasis kelapa sawit melalui pendekatan teori dan praktik secara seimbang.

Sejak hari pertama, suasana kegiatan berlangsung dinamis dengan rangkaian agenda pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Interaksi peserta membuka ruang pertukaran ide dan pengalaman yang memperkaya pemahaman tentang pengembangan usaha berbasis sawit.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga menyentuh aspek praktis yang relevan bagi pelaku usaha. Peserta dibekali pengetahuan pengembangan produk turunan sawit, analisis peluang pasar, dan strategi menghadapi persaingan global.

Tingginya partisipasi terlihat dari konsistensi kehadiran peserta hingga akhir kegiatan workshop yang berlangsung selama dua hari penuh. Sejumlah peserta aktif berbagi pengalaman mengelola usaha mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran di lapangan.

Memasuki hari kedua, antusiasme peserta tetap tinggi dengan mengikuti sesi praktik pembuatan produk turunan kelapa sawit. Produk yang dibuat meliputi body butter, lilin aromaterapi, dan sabun yang memiliki nilai tambah serta peluang pasar.

Ketua pelaksana workshop, Idum Satia Santi, menilai tingginya partisipasi mencerminkan minat besar masyarakat terhadap UMKM berbasis sawit. “Semangat peserta terlihat sejak awal hingga sesi praktik pembuatan produk berbahan turunan sawit,” ujarnya.

“Mereka aktif dan menunjukkan minat besar,” ujar Idum menegaskan antusiasme peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan workshop tersebut. Pernyataan tersebut mencerminkan keberhasilan penyelenggaraan dalam menarik minat peserta dari berbagai latar belakang.

Salah satu peserta, Zul Fadla Jamil, mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru di luar perkuliahan yang dijalani selama ini. Ia menilai materi membantu memahami aspek pemasaran serta pengembangan usaha secara lebih komprehensif dan aplikatif.

Menurutnya, workshop juga membuka pandangan tentang potensi kelapa sawit sebagai bahan baku produk inovatif bernilai tambah tinggi. Kegiatan ini sekaligus meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi serta membangun jejaring usaha yang lebih luas.

Panitia menyebut workshop tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu tetapi juga wadah memperluas jaringan dan kolaborasi usaha. "Sinergi antara dunia pendidikan dan usaha diharapkan mampu melahirkan pelaku UMKM sawit yang inovatif dan berdaya saing," ujarnya.

Ke depan, AKPY-STIPER bersama dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan berencana menghadirkan kegiatan serupa dengan konsep lebih inovatif. “Kami akan terus menghadirkan program untuk mendukung pengembangan UMKM sawit," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....