KAI Perluas Akses Usaha bagi Pelaku UMK di Lingkungan Stasiun
- 24 Apr 2026 00:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan fasilitas area komersial strategis bagi pelaku usaha mikro di lingkungan stasiun.
- Program kemitraan ini menjangkau ratusan pengusaha lokal guna memanfaatkan lonjakan volume penumpang yang terus meningkat secara berkelanjutan.
- Perusahaan menyalurkan bantuan permodalan dan ruang promosi nasional agar kualitas produk mitra binaan dapat menembus pasar internasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan dukungan perluasan akses usaha bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Perusahaan transportasi tersebut merangkul sebanyak 490 mitra binaan agar produk mereka mampu bersaing pada area strategis stasiun kereta.
Inisiatif tersebut hadir sebagai langkah nyata dalam memanfaatkan pertumbuhan arus perjalanan yang kini sedang terus mengalami peningkatan signifikan. Aliran pengguna kereta yang semakin padat memicu gairah pertumbuhan transaksi ekonomi di setiap daerah Indonesia.
“Arus pelanggan yang terus meningkat menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. KAI menghadirkan ruang usaha di stasiun agar pelaku UMK dapat tumbuh bersama aktivitas perjalanan yang terus bergerak,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Kamis, 23 April 2026.
Para pedagang mendapatkan ruang berjualan di stasiun besar yang memiliki tingkat kepadatan arus penumpang sangat tinggi harian. Area komersial strategis tersebut sengaja disediakan guna mempertemukan setiap produk unggulan masyarakat dengan target para calon konsumen harian.
Pelaku usaha mikro dan kecil kini mendapatkan bantuan modal tambahan melalui hadirnya sebuah inisiatif skema program kemitraan produktif. Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) bertujuan untuk senantiasa memperkuat aspek ketahanan finansial bagi pengusaha mitra binaan.
Manajemen melaporkan total jumlah pelanggan yang telah mencapai 128.055.072 jiwa selama periode tiga bulan pertama pada tahun 2026. Capaian volume pengguna jasa tersebut mencatat kenaikan signifikan sekitar 9,97 persen bila disandingkan dengan realisasi pada tahun lalu.
Seluruh pengusaha lokal binaan memperoleh fasilitas promosi eksklusif melalui penyelenggaraan ajang pameran bertingkat nasional serta lingkup pasar internasional. Upaya promosi besar-besaran tersebut dirancang secara maksimal untuk meningkatkan visibilitas barang dagangan milik warga ke arah pasar global.
“Melalui ruang usaha di stasiun, akses pembiayaan, hingga fasilitas promosi, KAI terus membuka peluang bagi pelaku UMK untuk berkembang dan memperkuat usahanya. Kami ingin pertumbuhan mobilitas yang terjadi juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi,” kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT KAI Wisnu Pramudya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....