Pegadaian Gaungkan UMKM di Hari Kebaya Nasional 2025

  • 25 Jul 2025 13:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Hari Kebaya Nasional 2025 dimanfaatkan Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 untuk menggaungkan (menumbuhkan kesadaran/red) penguatan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Momentum ini sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya yang selaras dengan kemandirian ekonomi lokal.

“Kami percaya pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi harus berjalan bersama dan saling menguatkan satu sama lain. Hari Kebaya Nasional adalah momentum menunjukkan warisan budaya seperti kebaya dapat berdampingan dengan inovasi finansial modern seperti produk-produk Penggadaian," kata Pimpinan Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Rinny Amelia Hadjoh dalam keterangannya, Jumat (25/7/2025).

"Kami di Wilayah IX berkomitmen untuk terus menjadi solusi keuangan yang inklusif. Selain itu, aman dan relevan bagi masyarakat."

Rinny menyatakan, Hari Kebaya bukan hanya bentuk penghormatan pada busana tradisional perempuan Indonesia. Peringatan ini juga memperkuat rasa cinta terhadap budaya sebagai identitas bangsa.

Pegadaian, lanjutnya, melihat perayaan ini sebagai peluang mendukung industri kreatif lokal seperti pengrajin kebaya dan wastra. Industri ini dinilai mampu menopang ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

"Pegadaian melalui Galeri 24 meluncurkan Emas Batik sebagai produk investasi berbasis kearifan lokal. Inovasi ini menggabungkan warisan budaya dengan nilai ekonomis yang kuat," kata Rinny.

Diungkapkan, Emas Batik menampilkan motif Batik Kawung, Mega Mendung, dan Sulur Anggrek dalam desain eksklusif. Produk ini dibuat dari emas murni kadar 99,99 persen dan dikemas elegan.

Tersedia dalam pilihan 2, 5, dan 10 gram, Emas Batik menjadi simbol budaya yang modern dan bernilai ekonomi. Produk ini jadi bukti bahwa pelestarian budaya bisa berdampingan dengan investasi berkelanjutan.

Selain produk berbasis budaya, Pegadaian juga fokus pada dukungan finansial bagi UMKM lokal. Sebagai lembaga keuangan resmi, Pegadaian hadir dengan solusi keuangan inklusif dan aman.

Layanan unggulan antara lain Gadai Emas, Gadai Non-Emas, KUR Syariah, dan program Gadepreneur (pelatihan kewirausahaan dan pendampingan usaha). Adapun, Gadepreneur memberi pelatihan serta pendampingan UMKM agar naik kelas dan makin kompetitif.

Sementara itu, khusus di wilayah Jakarta dan Banten, Pegadaian aktif menjangkau masyarakat lewat edukasi dan pelatihan. Kegiatan ini memperluas akses keuangan dan pemahaman pengelolaan usaha bagi pelaku UMKM.

@Dengan menyatukan pelestarian budaya dan kekuatan ekonomi, Pegadaian perkuat perannya sebagai mitra masyarakat. Identitas bangsa tetap terjaga, sambil mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor usaha mikro dan kecil," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....