Karya Seni Kerajinan Maya Noviza go Internasional

  • 09 Feb 2025 07:54 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Hasil Karya Seni Kerajinan binaan Dekranasda Kota Pontianak, Maya Noviza ikut serta pada INACRAFT 2025 yang merupakan pameran terbesar se-Asia Tenggara.

Dalam karyanya, Maya membuat aksesoris fashion yang memikat, mulai dari kalung etnik, gelang, cincin hingga bros yang dipamerkan di Paviliun Kalbar pada INACRAFT 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) yang berlangsung 5 sampai 9 Februari 2025.

Ia memulai perjalanan bisnisnya dari kecintaan dan hobinya terhadap seni kerajinan tangan, khususnya yang melibatkan bahan-bahan alami.

"Awalnya, saya sangat tertarik dengan kerajinan yang menggunakan bahan baku payet, dan akhirnya saya menemukan teknik cabochon bead embroidery, yakni teknik menggabungkan keindahan batu alam yang dirangkaikan dengan payet atau manik-manik di sekelilingnya," kata Maya.

Dalam mengolah hobinya menjadi sebuah usaha kriya, ia kemudian memberi nama Kegia Art Gallery di Jalan Wonoyoso Komplek Citra Maulana Nomor 8C Kelurahan Akcaya Pontianak Selatan. Disana juga tersedia workshop seni kerajinan tangan.

Teknik ini menggabungkan keindahan batu alam dengan keahlian tangan dalam membuat bros dan aksesoris lainnya, yang kini menjadi andalan Kegia Art Gallery. Proses pembuatan aksesoris ini, menurut Maya, tidaklah sulit. Hanya dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran dalam merangkainya. Untuk satu aksesoris seperti kalung paling lama proses pengerjaannya satu hari.

"Karena ini berawal dari hobi, saya sangat menikmati setiap prosesnya," ucap Maya.

Setiap hari, Maya memproduksi aksesoris di workshopnya, namun ia juga melayani pesanan khusus sesuai keinginan pelanggan. Keberadaan bahan baku yang mudah didapatkan di Pontianak menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran usahanya. Karya-karya Maya telah mendapatkan pengakuan di berbagai ajang, baik di dalam negeri maupun internasional. Ia pernah meraih juara kedua dalam inkubator bisnis yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat untuk kategori produk kreatif.

Selain itu, produknya juga telah lolos kurasi untuk dipamerkan di Indonesia Frankfurt Festival di Jerman dan pameran di Jepang, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Maya dan Kegia Art Gallery.

“Alhamdulillah, karya-karya kriya saya sudah pernah lolos kurasi di tingkat internasional dan ini suatu sebuah kebanggaan bahwa hasil kreasi dari Kegia Art diakui di mancanegara,” ujar Maya.

Setiap produk yang dihasilkan Maya mencerminkan dedikasi dan kecintaannya terhadap seni. Untuk para pecinta aksesoris, Kegia Art Gallery menawarkan berbagai pilihan dengan harga yang bervariasi. Kisaran harga aksesoris yang ditawarkan antara Rp40 ribu hingga Rp500 ribu.

“Aksesoris yang kami sediakan mulai dari gelang, kalung, cincin hingga bros,” imbuh Maya.

Maya Noviza, dengan Kegia Art-nya, tidak hanya berhasil mengubah hobi menjadi sumber penghasilan, tetapi juga mengangkat seni kerajinan Indonesia ke panggung internasional. Di balik setiap karya yang dihasilkan, terdapat cerita dan semangat yang ingin dibagikannya kepada dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....