Kue Semprong Resep Kuno di Momen Perayaan Imlek
- 25 Jan 2025 22:00 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Perayaan Imlek menjadi momentum yang menggembirakan banyak kalangan terutama para pelaku usaha kue kering. Hal tersebut disampaikan Yuta Endang Pujiastuti, saat menjadi narasumber dialog Prigel ‘Kiprah UMKM’ PRO4 RRI Semarang, Sabtu (25/1/2025).
“Saat Imlek penjualan kita meningkat, apalagi dengan adanya tren hampers seperti sekarang”, papar owner Kue Semprong ‘Yuta’ tersebut. Dengan mempertahankan resep ‘kuno’, kue semprong buatan Yuta menjadi salah satu camilan yang dicari masyarakat.
Mengawali usahanya di tahun 2018, Yuta berhasil mengembangkan Kue Semprong ‘Yuta’ hingga mendapat rekomendasi ekspor di tahun 2019. Di Kota Semarang, Kue Semprong ‘Yuta’ dijual di berbagai tempat seperti, Klinong-Klinong, Gelael Simpang Lima, dan lainnya.
“Salah satu keunggulan Kue Semprong ‘Yuta’ adalah glutten free, jadi sehat dan cocok untuk diet”, papar Yuta. Selain glutten free, rasa otentik pada Kue Semprong ‘Yuta’ ini tercipta karena resep ‘kuno’ yang terus dipertahankan.
Kue Semprong ‘Yuta’ tidak dibuat dengan mentega, melainkan santan kelapa yang kemudian dipadukan dengan telur. Selain itu, keunikan lain dari kue semprong buatan Yuta adalah bentuknya yang pipih.
Penjualan Kue Semprong ‘Yuta’ di momen perayaan Imlek tahun 2025 ini mengalami peningkatan hingga 40%. Hal tersebut membuat Yuta semakin produktif dan terus untuk mengembangkan usaha kue semprong miliknya.
Owner Kue Semprong ‘Yuta’ ini juga berpesan dan berharap kepada para pelaku usaha yang baru atau sedang merintis. “Jujurlah dalam berusaha dan teruslah berinovasi”, tutur Yuta saat mengakhiri dialog Prigel ‘Kiprah UMKM’ PRO4 RRI Semarang. (Fahri Marlian)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....