Skor Imbang Persatu Melawan Triples Kediri, Picu Ketegangan
- 05 Jan 2026 20:25 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Pertandingan Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 antara Persatu Tuban melawan Triples Kediri yang digelar Senin (5/1/2026) di Tuban Sport Center, berakhir dengan skor imbang 1-1. Laga tersebut sempat diwarnai ketegangan usai pertandingan, yang memicu reaksi keras dari para pendukung.
Ketegangan terjadi setelah peluit panjang dibunyikan, menyusul dugaan adanya upaya dari pemain Triples Kediri yang hendak menyerang wasit. Situasi tersebut memancing emosi suporter di stadion, meski akhirnya dapat dikendalikan oleh aparat keamanan dan ofisial pertandingan.
Kepala Pelatih Triples Kediri, M. Abdullah Choirul Umar, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih timnya pada laga pembuka tersebut. Menurutnya, menghadapi tuan rumah selalu menjadi tantangan tersendiri.
“Alhamdulillah, hari ini kami sudah menyelesaikan pertandingan pertama. Seperti yang kami prediksi sebelumnya, melawan tuan rumah selalu berat. Namun di babak pertama rencana permainan kami berjalan cukup baik dan kami sempat mencetak gol lebih dulu,” ujarnya.
Ia mengakui, kurangnya fokus pemain membuat Persatu Tuban mampu menyamakan kedudukan. Terkait insiden kericuhan yang melibatkan pemainnya, Abdullah menegaskan hal tersebut menjadi bahan evaluasi internal tim.
“Pemain kami masih muda, sehingga pengendalian emosi menjadi perhatian serius. Apa pun yang terjadi di lapangan sudah berlalu. Keputusan wasit adalah mutlak dan tidak bisa diubah. Fokus kami sekarang adalah evaluasi tim dan persiapan untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Ia juga menilai timnya menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi permainan maupun mental bertanding, terutama saat menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah. “Dari tiga pertandingan sebelumnya kami selalu meraih poin penuh, dan hari ini mendapat satu poin. Ini progres yang baik dan akan terus kami tingkatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelatih Persatu Tuban, Slamet Sampurno, menyampaikan apresiasi kepada para pemain yang telah bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah berjuang maksimal. Terlepas dari hasil yang belum sesuai harapan, saya sangat mengapresiasi semangat juang mereka,” katanya.
Slamet mengungkapkan, Persatu Tuban menghadapi kendala sejak awal pertandingan setelah dua pemain inti mengalami cedera. Namun hal tersebut tidak menurunkan daya juang tim.
“Meski sempat tertinggal, para pemain tetap berjuang dan Alhamdulillah bisa menyamakan kedudukan. Namun ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami, karena ada beberapa peluang matang yang belum bisa dimaksimalkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, aspek penyelesaian akhir dan ketenangan pemain, termasuk penjaga gawang yang masih terlihat gugup, akan menjadi fokus evaluasi jelang dua pertandingan berikutnya.
“Hasil ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh. Kami akan perbaiki kekurangan agar ke depan bisa tampil lebih baik dan meraih hasil maksimal,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....