Liga Anak Megilan 2025, Bibit Muda Pesepakbola Lamongan

  • 23 Nov 2025 17:19 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Musim perdana Liga Anak Megilan yang digagas Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Lamongan resmi berakhir. Seri pamungkas kompetisi usia dini ini digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (23/11/2025).

Ajang yang diikuti 13 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Lamongan tersebut tidak hanya menjadi panggung pembinaan talenta muda, namun juga sebagai sarana edukasi mengenai dasar-dasar peraturan sepak bola serta penguatan sportivitas sejak usia dini.

Ketua PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi menjelaskan bahwa kompetisi ini dibagi menjadi dua kelompok umur, yakni U-10 dan U-12, dengan sistem kompetisi penuh di seluruh seri. Liga mulai bergulir sejak 23 Februari 2025 di markas NDPS Kedungpring, dan total 13 seri telah diselesaikan oleh seluruh peserta. Setiap tim bahkan mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.

“Secara keseluruhan terdapat 156 pertandingan di masing-masing kelompok umur. Jadi total ada 312 pertandingan sepanjang liga berlangsung,” ujarnya.

Setelah melewati seluruh rangkaian pertandingan, Akademi Persela U-10 keluar sebagai juara. Disusul KFA sebagai runner-up dan Bina Putra di posisi ketiga.

Pada kategori U-12, NDPS tampil sebagai kampiun setelah memenangi laga penentu kontra Dewa Pratama. Adapun peringkat kedua ditempati Narayana, sementara Bina Putra kembali menempati posisi ketiga.

Yunan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kompetisi tersebut. “Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini, seluruh peserta, serta para orang tua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yunan menyebut bahwa Liga Anak Megilan bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan fondasi pembinaan sepak bola Lamongan di masa depan. Ia menilai tingginya antusiasme peserta sejak seri perdana menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini di Lamongan semakin berkembang dan memiliki prospek cerah.

“Semoga liga ini dapat berlangsung setiap tahun, sesuai usulan peserta. Dan mudah-mudahan juga bisa ditambah kategori umur di atasnya,” ucapnya.

PSSI Lamongan juga membuka peluang memperluas rentang usia peserta pada edisi mendatang, meski tetap mempertimbangkan kesiapan klub serta program pembinaan di masing-masing SSB. “Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan, rencana itu bisa terlaksana,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....