BPBD Lamongan Salurkan 1,6 Juta Liter Air Bersih ke 13 Kecamatan
- 06 Okt 2026 15:29 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan terus memperkuat penanganan dampak kekurangan air bersih yang melanda sejumlah wilayah. Sepanjang 28 Juli hingga 1 Oktober 2026, sebanyak 1.618.000 liter air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat terdampak.
Bantuan tersebut menjangkau 13 kecamatan, 34 desa dan 52 dusun, dengan penerima tercatat sebanyak 6.713 kepala keluarga (KK). Dari total distribusi tersebut, sebanyak 828.000 liter air bersih bersumber dari dukungan APBD Kabupaten Lamongan.
Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Bantuan diberikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, dukungan APBD Provinsi Jawa Timur turut memperkuat penanganan kekurangan air bersih di Lamongan. Sebanyak 630.000 liter air telah disalurkan ke 10 kecamatan, 23 desa dan 50 dusun, dengan penerima mencapai 7.201 KK.
Selain dukungan pemerintah daerah, penanganan juga melibatkan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dari program tersebut, sebanyak 160.000 liter air bersih disalurkan ke tiga kecamatan, lima desa dan 10 dusun dengan sasaran sebanyak 1.478 KK.
“Jika dijumlahkan berdasarkan sumber bantuan, distribusi air bersih mencapai 1,618 juta liter dengan cakupan wilayah yang cukup luas,” katanya, Selasa, 6 Oktober 2026.
BPBD Lamongan memastikan pemantauan terhadap kondisi wilayah terdampak kekurangan air bersih masih terus dilakukan. Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan wilayah yang membutuhkan pasokan air agar penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi dan tingkat kebutuhan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan darurat BPBD Lamongan di nomor 0811-326-296. “Kami terus memantau kondisi di lapangan. Jika memang masih terdapat wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih, penanganan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....