BAZNAS Jatim Salurkan 1,2 Juta Liter Air Bersih, Lamongan Terima Pertama
- 06 Okt 2026 11:55 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mulai menyalurkan bantuan 1,2 juta liter air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di 24 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Penyaluran perdana bantuan tersebut dimulai dari Kabupaten Lamongan.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ahmad Afif Amrullah mengatakan, program tersebut disiapkan berdasarkan pemetaan wilayah terdampak kekeringan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.
“Alhamdulillah hari ini BAZNAS Jawa Timur memulai proses distribusi bantuan 1,2 juta liter air bersih untuk 24 kabupaten di Jawa Timur yang terdampak kekeringan. Kami mulai dari Lamongan, kemudian berlanjut ke Mojokerto, Malang, Pasuruan, hingga Gresik,” ujarnya, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurutnya, setiap kabupaten/kota mendapatkan alokasi minimal 50 ribu liter air bersih. Sementara untuk teknis penyaluran hingga penentuan titik distribusi diserahkan kepada BAZNAS masing-masing daerah agar bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Di Kabupaten Lamongan, penyaluran perdana dipusatkan di Dusun Dampit, Desa Sumberjo, Kecamatan Lamongan. Sebanyak 15 ribu liter air bersih disalurkan dan dibagi ke tiga titik untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
Afif menyebut, program dropping air bersih tersebut berlangsung mulai 3 Oktober hingga 9 November 2026. Setelah tahap pertama berakhir, BAZNAS Jatim akan melakukan evaluasi untuk melihat kondisi kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. “Jika memang warga masih membutuhkan akibat dampak El Nino ini, tentu kami siap turun kembali memberikan bantuan tahap berikutnya,” tuturnya.
Tidak hanya penanganan darurat, BAZNAS Jatim bersama BAZNAS kabupaten/kota juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan. Di antaranya pembangunan sumur bor serta penyediaan tandon air di wilayah yang mengalami kesulitan air secara berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko mengatakan, pihaknya telah berkolaborasi dengan BPBD Lamongan selama empat tahun terakhir dalam memetakan sekaligus menangani wilayah yang terdampak kekeringan. “Untuk solusi jangka panjang, kami BAZNAS Kabupaten Lamongan berencana membangun sumur bor di Desa Meragel dan Desa Banggle, Kecamatan Sukorame, yang selama ini mengalami kesulitan air sepanjang tahun. Kami berharap upaya ini bisa menjadi solusi permanen bagi kebutuhan air bersih masyarakat,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....