Lamongan Dorong Pertanian Modern Tembus Pasar Ekspor
- 05 Okt 2026 20:27 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan mendorong sektor pertanian dan peternakan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan kualitas produksi hingga menembus pasar ekspor.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, kemampuan swasembada pangan dan etos kerja petani yang dimiliki Lamongan menjadi modal kuat untuk mengembangkan pertanian yang lebih maju dan berorientasi pasar global.
Hal tersebut disampaikan Pak Yes saat menghadiri Sarasehan Petani Milenial dan HKTI Fest 2026 di Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Senin 5 Oktober 2026. Menurutnya, peningkatan kualitas hasil produksi harus berjalan beriringan dengan penguatan sarana dan prasarana usaha tani.
“Ke depan bagaimana hasil pertanian maupun peternakan kita ini kualitasnya terus meningkat, sehingga suatu saat nanti bisa menembus pasar ekspor,” ujarnya.
Ia menilai perkembangan teknologi pertanian saat ini semakin membuka peluang bagi generasi muda untuk menjadikan sektor pertanian sebagai profesi yang menjanjikan. Mekanisasi telah mempercepat proses produksi dan meringankan pekerjaan petani, sementara berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) semakin modern.
Selain itu, jaringan irigasi melalui perpipaan dan perpompaan terus dikembangkan. Ketersediaan pupuk juga dinilai semakin tercukupi, ditambah penyerapan gabah yang mampu menjaga harga di tingkat petani sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), bahkan berada di atas HET.
“Inilah, ke depan agar dapat menarik para milenial, para anak muda, supaya lebih menggemari pertanian, dan memilih petani sebagai salah satu profesi yang berkembang di masa mendatang,” katanya.
Menurutnya, regenerasi petani menjadi bagian penting untuk memastikan keberlangsungan sektor pertanian Lamongan. Karena itu, citra pertanian perlu terus didorong agar tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan tradisional, melainkan profesi yang dapat berkembang seiring kemajuan teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, Yuhronur juga melantik Moh. Aindra Imawan sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lamongan. Keberadaan HKTI diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus menjadi jembatan antara petani dengan pemerintah.
“Teruslah berperan dengan baik sehingga apa yang menjadi petani akan dapat terus disinergikan dengan pemerintah,” imbuhnya.
Pemkab Lamongan berharap sinergi pemerintah, HKTI, petani, pelaku usaha, serta generasi muda mampu memperkuat ekosistem pertanian. Dengan produktivitas yang tinggi dan kualitas yang semakin baik, Lamongan ditargetkan tidak hanya dikenal sebagai daerah lumbung pangan, tetapi juga mampu menghasilkan produk pertanian dan peternakan yang berdaya saing di pasar nasional hingga internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....