Kemarau Panjang, BEM Unirow Tuban Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih
- 04 Okt 2026 10:31 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Musim kemarau panjang yang kian mencekik tak menyurutkan langkah para mahasiswa untuk turun ke jalan. Berbekal kepedulian tinggi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Melalui program Kementerian Sosial Masyarakat dan Lingkungan Kabinet Gana Amerta, BEM UNIROW mendistribusikan sekitar 30.000 liter atau setara dengan 6 tangki air bersih bagi warga yang membutuhkan, Sabtu 3 September 2026.
Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Setetes Kepedulian untuk Seribu Kebutuhan” ini dipusatkan di Dusun Randubanjar, Desa Sambongrejo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Presiden Mahasiswa UNIROW, Kuswanto, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di lokasi bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial terhadap krisis air bersih yang dihadapi warga.
“Sebagai mahasiswa, kami tidak ingin hanya menjadi penonton, tetapi juga hadir langsung membantu kebutuhan dasar masyarakat. Berbagi tidak selalu tentang sesuatu yang besar, kadang setetes air saja sudah sangat berarti,” ujarnya.
Kondisi kekeringan di Dusun Randubanjar bukan tanpa sebab. Kepala Desa Sambongrejo, Sulasim, menjelaskan bahwa wilayah tersebut memiliki tantangan geografis yang cukup ekstrem terkait ketersediaan sumber air.
“Semua wilayah di Randubanjar tidak ada sama sekali potensi sumber air. Karakteristik tanah di sini, jika dikeduk satu meter saja sudah berwarna kuning. Meskipun dibuat sumur bor sampai kedalaman berapapun, bahkan 200 meter, tidak akan ada sumber air bersih,” ungkap Sulasim.
Pihak desa sendiri sebelumnya telah berupaya melakukan pengeboran di tiga titik, namun hasilnya nihil. Oleh karena itu, bantuan dari BEM UNIROW disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh pemerintah desa dan warga setempat.
Sebanyak 48 Kepala Keluarga (KK) di dusun tersebut tercatat sebagai penerima manfaat langsung dari distribusi air bersih ini. “Kami dari pemerintah desa dan mewakili masyarakat Desa Sambongrejo mengucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan bantuan dari UNIROW ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat kami,” tutur Sulasim penuh haru.
Dalam menjalankan aksi nyata ini, BEM UNIROW tidak berjalan sendirian. Mereka menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.
Salah satu staf BPBD Kabupaten Tuban mewakili Kalaksa, turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kolaborasi yang digagas oleh para mahasiswa UNIROW ini. Menurut perwakilan BPBD, struktur kultur tanah di Dusun Randubanjar memang berada di elevasi yang cukup tinggi dari permukaan air laut, sehingga upaya pengeboran mandiri yang dilakukan warga selama ini kerap menemui jalan buntu.
“Kami sangat mengapresiasi pemuda-pemudanya yang luar biasa. Melalui sinergi ini, kita bisa bersama-sama turun tangan mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan,” katanya.
Distribusi tahap awal yang dimulai sejak pukul 13.30 WIB ini menandai dimulainya rangkaian aksi sosial BEM UNIROW di musim kemarau ini. Kuswanto menyatakan bahwa pihaknya berencana memperluas jangkauan ke desa-desa lain yang turut terdampak, menyesuaikan dengan kondisi dan kerja sama dengan pihak terkait.
Meski bantuan air bersih ini menjadi solusi sementara yang sangat mendesak, pihak mahasiswa berharap adanya perhatian lebih lanjut dari pemerintah dan instansi terkait untuk menghadirkan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.
“Harapan kami, bantuan ini bisa meringankan beban warga. Ke depan, kita tentu berharap ada penanganan kekeringan yang lebih permanen, seperti penyediaan sumber air yang layak dan tahan musim kemarau,” tutup Kuswanto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....