BULOG Bojonegoro Siapkan 200 Ton Beras Premium, Jaga Pasokan Pasar

  • 01 Okt 2026 19:28 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Perum BULOG Cabang Bojonegoro menyiapkan 200 ton beras premium untuk memperkuat pasokan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika harga dan ketersediaan beras di pasaran.

Pimpinan Cabang BULOG Bojonegoro Umar Said mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen BULOG menjaga keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, harga jual, dan daya serap pasar.

Menurutnya, harga bahan baku gabah saat ini masih cukup tinggi. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan agar pasokan beras premium tetap tersedia dan dapat dijangkau masyarakat. “Yang pasti, BULOG hadir untuk memastikan kebutuhan pasar tetap dapat dipenuhi,” ujar Umar, Selasa 30 September 2026.

Ia menegaskan, BULOG tidak hanya memantau perkembangan pasar, tetapi juga mengambil langkah konkret ketika terdapat kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Sebanyak 200 ton beras premium tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui jaringan penjualan dengan menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan pasar.

“Kami tidak ingin hanya melihat kondisi pasar dari jauh. Kami akan terus turun dan memantau kebutuhan di lapangan. Kalau memang ada kebutuhan pasar yang harus segera dipenuhi, BULOG akan mengambil langkah sesuai kewenangan dan kebijakan yang berlaku,” katanya.

Umar memastikan pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap stok, tetapi juga harga dan kelancaran distribusi beras di wilayah kerja BULOG Bojonegoro yang meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

Pemantauan tersebut dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah, Satgas Pangan, jaringan ritel, pelaku usaha pangan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. “Kami hadir. Kami siapkan 200 ton beras premium untuk mengisi pasar. Selanjutnya kami akan terus pantau kebutuhan masyarakat dan memastikan pasokan tetap berjalan,” tuturnya.

Umar mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. BULOG Bojonegoro akan terus melakukan intervensi sesuai kebutuhan dan kebijakan untuk menjaga pasokan beras tetap tersedia di tengah dinamika pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....