Duta Genre Lamongan, Pelopor Pemuda Bawa 3 Misi
- 01 Okt 2026 14:20 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan – Jadi ruang bagi generasi muda Lamongan untuk tampil sebagai pelopor sekaligus menyebarluaskan edukasi tentang pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga dan perlindungan remaja dari berbagai persoalan sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan menggelar puncak Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Lamongan 2026 di Pendopo Lokatantra, Kamis 1 Oktober 2026.
Bunda Genre Lamongan, Anis Kartikawati Yuhronur Efendi, mengatakan dari proses seleksi yang dilakukan, terpilih lima remaja laki-laki dan lima remaja perempuan yang nantinya menjadi Duta Genre Kabupaten Lamongan 2026.
Para Duta Genre tersebut akan mengemban tiga misi utama, yakni pencegahan perkawinan anak, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta pencegahan seks bebas di kalangan remaja. “Memang mempunyai tiga misi utama, yang pertama untuk pencegahan perkawinan anak, kemudian pencegahan narkoba dan seks bebas. Tentunya nanti bisa dijabarkan sedemikian rupa dan mereka bisa melaksanakan serta menyosialisasikan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Duta Genre tidak hanya sebatas menjadi representasi generasi muda dalam sebuah ajang pemilihan. Mereka diharapkan mampu menjadi contoh dan penggerak edukasi sebaya, sehingga pesan-pesan pencegahan dapat lebih mudah diterima oleh kalangan remaja.
“Jadi bagaimana remaja itu tidak sampai terjerumus pada tiga hal itu. Mereka bisa menjadi tolak ukur atau contoh untuk generasi di masanya,” katanya.

Anis menambahkan, proses pemilihan Duta Genre Lamongan 2026 dilakukan secara terbuka. Pihaknya tidak menunjuk sekolah tertentu sebagai peserta, melainkan menyebarluaskan informasi melalui flyer agar seluruh remaja memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi.
Menurutnya, perwakilan peserta datang dari berbagai sekolah dan wilayah, termasuk kawasan selatan Lamongan seperti Mantup. Keberagaman asal peserta tersebut menunjukkan bahwa kesempatan mengikuti pemilihan Duta Genre terbuka bagi seluruh generasi muda Lamongan. “Intinya kita memberikan kesempatan yang sama, tetapi memang kita harus objektif. Jadi tidak kemudian karena di kota bagus, kemudian kita abaikan atau kita bela. Murni berdasarkan seleksi,” tegasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan, Aini Mas’idha, mengatakan para peserta Duta Genre juga akan dihimpun dalam sebuah komunitas, sehingga pembinaan dan keterlibatan generasi muda tidak hanya diberikan kepada lima laki-laki dan lima perempuan yang terpilih sebagai duta.
“Pasca ini biasanya memang kita bentuk komunitas. Jadi bukan hanya yang lima ini saja. Mulai seleksi awal kan ada 50 sekian, itu sudah kita buatkan grup. Nanti informasi-informasi akan kami sampaikan dan beberapa kegiatan akan kita libatkan,” ujarnya.
Menurut Aini, komunitas tersebut menjadi wadah untuk terus mengembangkan kapasitas para peserta sekaligus melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan kepemudaan. Ia mencontohkan, peserta Genre sebelumnya juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan, termasuk lomba dan seminar yang digelar secara daring.
“Utamanya sebagai panitia. Jadi mereka harus bisa sebagai pelopor dan sebagai motivator untuk kawan-kawannya. Itu mungkin yang paling penting,” kata Aini.
Melalui pola pembinaan tersebut, DP3AKB Lamongan ingin membangun jejaring generasi muda yang aktif dan berkelanjutan. Para peserta diharapkan tidak hanya menerima edukasi tentang pencegahan perkawinan anak, penyalahgunaan narkoba, dan seks bebas, tetapi juga mampu meneruskan edukasi tersebut kepada teman sebaya di lingkungan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....