Rambut Gondrong Bukan Halangan Pemuda Dagan Peduli Lingkungan

  • 08 Agt 2026 18:13 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Penampilan nyentrik dan rambut gondrong ternyata bukan penghalang bagi para pemuda untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kampung halaman. Hal itu dibuktikan pemuda Zombok DK Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, melalui aksi penghijauan dan bakti sosial. Di tengah kesibukan dan aktivitas masing-masing, para pemuda tersebut memilih meluangkan waktu untuk kembali berbuat bagi desa tempat mereka lahir dan tumbuh. Sejumlah titik di Desa Dagan menjadi sasaran penanaman pohon sekaligus kegiatan bersih-bersih lingkungan.

Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Anniversary ke-30 Zombok DK. Tak hanya menanam bibit pohon, para pemuda juga bergotong royong merawat lingkungan dan mempercantik kawasan sekitar gapura desa. Gapura menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Bangunan itu bukan sekadar pintu masuk desa, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kebanggaan warga Dagan. Enam gapura megah telah berhasil dibangun secara swadaya oleh pemuda Zombok DK, termasuk mereka yang kini merantau di Malaysia dan sejumlah kota lainnya.

Ketua Panitia, Fauzi menuturkan bagi para pemuda Zombok DK, kegiatan sosial tersebut juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa penampilan bukan ukuran seseorang dalam memberikan manfaat bagi lingkungan. Rambut gondrong dan gaya nyentrik tidak menghalangi mereka untuk bergotong royong serta berkontribusi bagi desa.

"Kami lahir, tumbuh, dan dibesarkan di Desa Dagan. Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk ikut menjaga dan merawat desa yang kami cintai. Gapura yang kami bangun adalah simbol persatuan, sedangkan baksos dan tanam pohon ini bukti kontribusi nyata kami," ujarnya, Sabtu 8 Agustus 2026.

Menurut Fauzi, para pemuda ingin masyarakat melihat sisi lain dari generasi muda Desa Dagan. Mereka ingin membuktikan bahwa anak muda dengan berbagai latar belakang dan karakter tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masa depan kampung halamannya. "Kami berharap masyarakat melihat inilah wajah pemuda Desa Dagan yang siap menjadi generasi penerus dan terus berkarya," tegasnya.

Semangat kebersamaan itu akan berlanjut pada puncak peringatan 30 tahun Zombok DK. Jumat malam, para pemuda akan menggelar Pengajian Akbar dan Sholawat di Lapangan Sepak Bola Karang Kates, Desa Dagan, dengan menghadirkan ulama asal Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang silaturahmi warga, tetapi juga memberikan pesan keagamaan dan kebangsaan bagi generasi muda. Tiga dekade perjalanan Zombok DK menjadi bukti bahwa pemuda desa dapat mengambil peran dalam kegiatan sosial, pembangunan fisik, seni budaya, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dari rambut gondrong hingga gapura yang berdiri kokoh, para pemuda Zombok DK seolah ingin menyampaikan pesan sederhana bahwa mencintai kampung halaman tidak harus dengan penampilan tertentu, tetapi dengan karya dan kepedulian nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....