TNI dan Petani Lamongan Perkuat Ketahanan Pangan lewat Gerakan Tanam
- 30 Sep 2026 15:45 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan: Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Lamongan. Kali ini, TNI AD bersama pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan petani menggelar Gerakan Tanam Kebangkitan Nasional seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur 2026 di lahan pertanian Desa Siser, Kecamatan Laren, Rabu 30 September 2026. Kegiatan tanam bersama tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan hingga tingkat desa.
Mewakili Danramil 0812/19 Laren, Pelda Suhadi Prayitno mengatakan, keterlibatan TNI dalam gerakan tanam merupakan bentuk komitmen untuk terus mendampingi petani. Pendampingan dilakukan tidak hanya pada saat penanaman, tetapi juga selama proses perawatan hingga pemantauan kebutuhan pertanian. “Sinergi lintas sektor seperti ini harus terus dipelihara demi kelangsungan kedaulatan pangan di wilayah Laren dan Lamongan pada umumnya,” ujarnya.
Ia menyebut, Babinsa akan terus berada di tengah petani untuk membantu mengawal proses budidaya, termasuk pemantauan distribusi pupuk dan ketersediaan air irigasi. Langkah tersebut diharapkan mendukung pencapaian swasembada pangan secara merata.
Gerakan tanam ini dikoordinasikan oleh Hanif Nabawi, Koordinator Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Laren. Para penyuluh turut memberikan pendampingan teknis kepada petani agar proses penanaman dilakukan sesuai dengan standar budidaya pertanian.
Sementara itu, Kamtiker Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan, Zuanita Dwi K turut hadir memberikan dukungan. Kehadiran pemerintah daerah sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan dan dukungan teknis kepada petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Kepala Desa Siser Yasin bersama jajaran perangkat desa juga ikut dalam kegiatan tersebut. Pemerintah Desa Siser menyambut positif pelaksanaan gerakan tanam di wilayahnya karena keterlibatan berbagai pihak dinilai dapat memperkuat program pertanian hingga tingkat lapangan.
Dari unsur kelembagaan petani, Ketua Gapoktan Mandiri Desa Siser Surihadi bersama para anggota turut terlibat langsung. Para petani bahkan turun ke sawah dan melakukan penanaman secara gotong royong, menciptakan kolaborasi antara TNI, pemerintah, penyuluh dan masyarakat petani.
Melalui kolaborasi tersebut, sinergi TNI, pemerintah daerah dan petani diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tanam serentak. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci agar lahan pertanian tetap produktif, hasil panen meningkat, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....