Mahasiswa Baru Unirow Tuban Harus Berkarya Melalui Ekosistem Digital Kampus

  • 17 Sep 2026 09:41 WIB
  •  Tuban

‎‎RRI.CO.ID, Tuban - Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban resmi menerima sebanyak 986 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Angka tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Unirow, Prof. Dr. Warli, M.Pd., saat membuka Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Rabu 16 September 2026.

‎‎Mengusung tema "Bertumbuh, Berkarya, dan Berdampak: Membangun Generasi Unggul pada Era Digital dan Kecerdasan Buatan", PKKMB tahun ini dirancang untuk memotivasi mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton, melainkan aktif berkarya dengan memanfaatkan fasilitas dan ekosistem digital kampus. Dari total mahasiswa yang diterima, diantaranya terdiri sari Program Sarjana (S1) sebanyak 666 mahasiswa, Program Magister 36 mahasiswa, Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik 148 peserta, dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) 136 mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Warli menyatakan bahwa capaian jumlah mahasiswa baru ini merupakan wujud nyata kepercayaan masyarakat terhadap Unirow sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkarakter. "Kepercayaan ini harus dijawab dengan komitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dan karakter yang kuat dalam lingkungan akademik, sehingga mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," kata Rektor.

‎‎Rangkaian PKKMB 2026 juga diisi dengan peresmian fasilitas baru, yakni Unirow Mart, oleh Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa unit usaha tersebut dirancang untuk bersinergi dan tumbuh bersama masyarakat sekitar kampus, bukan menjadi kompetitor.

‎‎"Unirow mart ini tidak akan menjual barang-barang yang telah dijual masyarakat sekitar. Karena kami tidak ingin menjadi kompetitor, melainkan menjadi wadah wirausaha bagi mahasiswa kami," ujar Sudjarwoto.

‎‎Pelaksanaan PKKMB tahun ini juga disesuaikan dengan skema penerimaan masing-masing jenjang. Khusus bagi mahasiswa baru program S1, kegiatan ini menjadi gerbang awal adaptasi terhadap sistem akademik, kemahasiswaan, serta fasilitas kampus. Selain pengenalan akademik, peserta mendapatkan pembekalan materi strategis, meliputi wawasan kebangsaan dan bela negara, mitigasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan dan penanganan perundungan (bullying) serta kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

‎‎Melalui rangkaian kegiatan ini, rektorat berharap agar mahasiswa baru tidak sekadar mengenal kampus saja, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa memiliki serta mencetak prestasi gemilang selama menempuh studi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....