4.318 Pelanggan Gunakan Kereta Api dari Stasiun Lamongan

  • 27 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Stasiun Lamongan menjadi salah satu titik mobilitas masyarakat selama momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam periode 21–25 Agustus 2026, tercatat 4.318 pelanggan menggunakan layanan kereta api melalui stasiun tersebut.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat, sebanyak 2.103 pelanggan berangkat dari Stasiun Lamongan. Sementara 2.215 pelanggan lainnya tercatat tiba di stasiun tersebut.

Data tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW, baik untuk bepergian, bersilaturahmi, maupun menikmati waktu bersama keluarga.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengapresiasi masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama periode libur.“ Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya, Rabu 26 Agustus 2026.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menjaga kualitas pelayanan, terutama dalam aspek keamanan, kenyamanan, keselamatan, dan ketepatan perjalanan.

“Setiap perjalanan pelanggan merupakan bagian penting dari layanan KAI. Karena itu, kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.

Mahendro menambahkan, KAI juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan petugas, serta pengaturan operasional di stasiun agar perjalanan pelanggan berlangsung lancar.

KAI Daop 8 Surabaya turut mengapresiasi pelanggan yang telah mematuhi ketentuan perjalanan, menjaga ketertiban di stasiun, dan memperhatikan keselamatan selama menggunakan kereta api.

Bagi masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api, KAI mengimbau agar perjalanan direncanakan sejak awal. Pelanggan juga diminta datang sesuai waktu yang ditentukan, memastikan barang bawaan, serta mengikuti arahan petugas.

“Dukungan dan kedisiplinan pelanggan menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perjalanan kereta api yang aman dan nyaman,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....