KAI Daop 8 Rawat Rel Lamongan, Pengguna Jalan Diimbau Waspada
- 02 Jun 2026 13:23 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melaksanakan pekerjaan perawatan jalur rel di perlintasan sebidang JPL 325 KM 189+3/4 jalur hulu petak jalan antara Stasiun Lamongan dan Stasiun Duduk, tepatnya di Jalan Raya Gresik-Babat, Kabupaten Lamongan.
Perawatan jalur rel tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan infrastruktur rutin untuk menjaga keandalan jalur serta mendukung operasional perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan perlintasan sebidang merupakan titik dengan tingkat beban dinamis yang tinggi karena dilalui kereta api dan kendaraan pengguna jalan secara bersamaan. "Perawatan berkala diperlukan untuk menjaga kualitas konstruksi jalur rel sekaligus meningkatkan keselamatan di area perlintasan," katanya, Selasa 2 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan meliputi pelepasan blok rel eksisting, pengurasan atau penggantian material balas yang kualitasnya menurun, penggantian bantalan rel, pemadatan jalur menggunakan peralatan khusus, pemasangan kembali blok rel, hingga pengelasan rel sesuai standar teknis perkeretaapian.
Pada hari pertama pelaksanaan, petugas melakukan persiapan area kerja. Selanjutnya pada malam hari dilakukan pelepasan blok rel serta pemasangan sak balas untuk menutup area bekas pelepasan rel guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Menurut Mahendro, perawatan tersebut tidak hanya bertujuan mempertahankan kondisi jalur rel, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional di masa mendatang. "Kondisi jalur yang terawat akan membuat perjalanan kereta api semakin andal sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat terus ditingkatkan," ujarnya.
KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan kenyamanan selama proses pekerjaan berlangsung. Meski demikian, seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan kerja serta tetap memperhatikan kelancaran perjalanan kereta api.
Selama masa perawatan, pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan JPL 325 Lamongan. Masyarakat diminta mengurangi kecepatan kendaraan, mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan JPL 325 Lamongan selama masa pekerjaan berlangsung. Kurangi kecepatan kendaraan, patuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," tuturnya.
Sementara itu, pada masa libur panjang Iduladha 2026, Stasiun Lamongan mencatat tingginya mobilitas penumpang, Stasiun Lamongan melayani 1.130 pelanggan, terdiri atas 745 pelanggan berangkat dan 385 pelanggan turun.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga malam hari seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api. Secara kumulatif selama periode libur panjang 26 Mei hingga 1 Juni 2026, Stasiun Lamongan telah melayani 7.199 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 3.513 pelanggan berangkat dan 3.686 pelanggan datang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....