Pasar Murah Lamongan Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat
- 26 Agt 2026 16:49 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pasar murah yang digelar di sejumlah titik desa, salah satunya hari ini di Alun - Alun Lamongan, Rabu 26 Agustus 2026 bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Diskoperindag Lamongan, Anang Taufik mengatakan pasar murah telah berjalan di beberapa wilayah dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut juga akan terus dilakukan berdasarkan permintaan dari desa maupun masyarakat.
"Sudah jalan di beberapa titik desa dan Alhamdulillah hari ini kita berkolaborasi dengan pemerintah provinsi. Komoditas yang dibawa luar biasa, ada beras medium dan premium serta sembako lainnya," ujarnya.
Menurutnya, pasar murah diharapkan dapat memberikan penyeimbang sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian harga kebutuhan pokok di Kabupaten Lamongan. Komoditas yang tersedia dalam pasar murah antara lain minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih, telur, tepung terigu, serta beras premium dan medium.
Adapun harga yang ditawarkan yakni cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, cabai rawit Rp4.000 per 100 gram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, dan bawang merah Rp6.000 per 250 gram. Selanjutnya tepung terigu dijual Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp21.000 per pak, beras premium Rp70.000 per 5 kilogram, serta beras medium Rp55.000 per 5 kilogram.
Anang menegaskan, kegiatan pasar murah tidak hanya dilakukan pada satu lokasi, tetapi akan terus diperluas ke berbagai desa yang membutuhkan. "Harapan saya dari kegiatan ini stabilitas harga yang ada di Kabupaten Lamongan bisa terkendali. Langkah ini juga akan kita lanjutkan dan tidak berhenti melakukan kegiatan pasar murah di beberapa titik," katanya.
Ia menyebutkan, pasar murah bahkan telah digelar di sejumlah wilayah dalam sepekan terakhir, di antaranya Kecamatan Deket, Lamongan, serta beberapa desa lain berdasarkan permintaan masyarakat dan akan berlangsung hingga akhir tahun dan awal tahun mendatang.
Kemudian Tarlimah, warga setempat sangat senang dengan kehadiran pasar murah ini. Ia dapat membeli kebutuhan seperti beras, minyak, dan bumbu dapur dengan harga di bawah pasar. "Tadi beli beras, bawang, minyak lebih murah alhamulillah, berasnya dapatny 55 ribu, telur 21 ribu, jauh lebih murah membantu semoga lebih murah dan sering digelar," ujarnya.
Pemkab Lamongan berharap keberlanjutan pasar murah tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga keseimbangan harga komoditas pangan di tingkat konsumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....