Es Bathil Lamongan Tembus Lima Minuman Terbaik Jawa Timur

  • 19 Agt 2026 14:31 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Minuman tradisional khas kawasan utara Kabupaten Lamongan, Es Bathil, berhasil mengukir prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Minuman berbahan lokal tersebut terpilih sebagai salah satu dari lima minuman terbaik dalam Seleksi dan Kurasi Menu Lokal Daerah Jawa Timur.

Seleksi dan kurasi yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Timur itu berlangsung di Ruang Rapat Hayam Wuruk Lantai 8 Kantor Gubernur Jawa Timur. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelatihan Healthy Food dan pembuatan Meal Prep.

Es Bathil yang diusung DWP Kabupaten Lamongan berhasil meraih penghargaan kategori minuman. Capaian tersebut diperkuat dengan Sertifikat Nomor 02/DWP PROV.JATIM/VIII/2026 yang menetapkan Es Bathil sebagai Sajian Resep Unggulan Khas Jawa Timur.

Ketua DWP Kabupaten Lamongan, Puji Dariani Nalikan, mengaku bersyukur sekaligus bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Es Bathil menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Lamongan memiliki potensi untuk dikenal lebih luas.

"Alhamdulillah, Es Bathil yang merupakan racikan khas dari Lamongan mampu memikat para juri dan terpilih dalam kurasi menu lokal daerah ini," ujar Puji, Rabu, 19 Agustus 2026.

Es Bathil yang masuk 5 lima minuman terbaik dalam Seleksi dan Kurasi Menu Lokal Daerah Jawa Timur (Foto: dok. DWP Lamongan)

Ia mengatakan, prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena Es Bathil juga dinyatakan lolos ke tahap seleksi dan kurasi tingkat nasional. Es Bathil akan mewakili DWP Kabupaten Lamongan dalam tahapan selanjutnya.

Puji berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi sekaligus menjaga keberadaan kuliner tradisional Lamongan. Terlebih, Es Bathil memiliki keterkaitan erat dengan sejarah dan budaya masyarakat di wilayah utara Lamongan.

Kue bathil diketahui berkembang secara khas di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren. Kuliner tradisional tersebut pertama kali diperkenalkan pada dekade 1990-an oleh Hj. Bayanah. Inovasi kemudian dilakukan dengan memadukan kue bathil ke dalam sajian es segar hingga lahirlah Es Bathil.

"Semoga raihan ini semakin memperkuat semangat kebersamaan kita dalam melestarikan warisan budaya Nusantara sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga berbasis bahan lokal," tuturnya.

Keberhasilan Es Bathil di tingkat Jawa Timur sekaligus membuka peluang bagi kuliner khas Lamongan untuk semakin dikenal. Tidak hanya sebagai sajian tradisional, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan gastronomi daerah yang memiliki nilai budaya dan potensi untuk dikembangkan ke tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....