Perkuat Komitmen Pelestarian Pesisir, Festival Mangrove Jatim Digelar di Tuban

  • 30 Jul 2026 15:35 WIB
  •  Tuban

‎‎RRI.CO.ID, Tuban - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kehutanan sukses menggelar puncak Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 di kawasan Pantai Panduri, Kabupaten Tuban, Rabu 29 Juli 2026. Ajang tahunan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir, rehabilitasi hutan mangrove, serta memperkuat mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.

‎Dalam arahannya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar agenda seremonial semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan gerakan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan lingkungan pesisir.

‎Ia memaparkan bahwa keberhasilan Jatim dalam merawat ekosistem mangrove telah mendapat banyak apresiasi nasional. Selain berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi pantai, mangrove juga diandalkan sebagai penyerap karbon alami yang strategis dalam meredam dampak perubahan iklim.

‎"Mangrove adalah investasi lingkungan untuk masa depan. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Mari kita niatkan menjaga mangrove sebagai ikhtiar menjaga bumi dan menyumbangkan oksigen bagi Ibu Pertiwi," ujarnya.

‎‎Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan Pemprov Jatim yang menunjuk Tuban sebagai tuan rumah perayaan satu dekade festival ini. Menurutnya, garis pantai Tuban sepanjang 65 kilometer menyimpan potensi besar yang wajib dikelola secara berkelanjutan.

‎‎"Langkah ini hanya bisa terwujud melalui kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Dengan kolaborasi ini, mari kita jaga keindahan mangrove untuk warisan generasi yang akan datang," ucapnya.

‎‎Penyelenggaraan Festival Mangrove Jatim ke-10 ini dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan penanaman bibit mangrove asosiasi seperti cemara udang dan pandan laut yang sangat cocok dengan karakteristik pesisir Tuban, serta pelepasliaran burung.

‎Selain itu, juga ada kegiatan pengobatan gratis bagi warga sekitar, sesi edukasi pelestarian mangrove bagi pelajar, serta pameran perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Gelaran fashion show batik bermotif pewarna mangrove serta penampilan spesial dari vokalis band legendaris Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka Slank juga turut disajikan.

‎Kehadiran Kaka Slank bersama Gubernur dan Bupati dalam aksi penanaman bibit mangrove menjadi daya tarik tersendiri yang sukses menyedot perhatian massa. Tidak hanya ikut menanam, Kaka juga menghibur para peserta dengan membawakan lagu-lagu hits Slank bertema alam serta menyerukan pentingnya merawat pesisir.

‎"Menanam mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan untuk masa depan bumi. Mari kita jaga bersama lingkungan dan pesisir kita," ucap Kaka Slank di sela penampilannya.

‎Momentum festival ini juga diwarnai dengan penyerahan apresiasi dari Pemprov Jatim kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky secara resmi menerima Piagam Penghargaan Gubernur Jawa Timur Nomor: 100.3.3/2092/KPTS/033.2/2026.

‎‎Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen kuat Bupati Lindra sebagai Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Kabupaten Tuban. Melalui penyelenggaraan Festival Mangrove Jatim ke-10 ini, pemerintah berharap kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda dapat semakin tumbuh.

‎‎"Harapannya, ekosistem pesisir yang terjaga dengan baik akan bermuara pada peningkatan keanekaragaman hayati, ketahanan wilayah. Sehingga dapat terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Jawa Timur," kata Gubernur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....