FASHMU III Dibuka di UMLA, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berkarakter
- 25 Jul 2026 13:29 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Wadahi pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, sekaligus pengembangan potensi anak sejak usia dini, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Sukadiono secara resmi membuka Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) III di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Sabtu 25 Juli 2026. Kegiatan yang digelar Majelis Tabligh PWM Jawa Timur itu diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Prof. Sukadiono mengapresiasi konsistensi Majelis Tabligh PWM Jawa Timur yang terus menyelenggarakan Festival Anak Sholeh setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.
"Festival Anak Sholeh Muhammadiyah ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan gerakan ramah anak. Kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kualitas anak-anak kita, tetapi juga menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang," ujarnya.
Ia menegaskan, FASHMU bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis untuk membentuk generasi Islam yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki semangat bermuhammadiyah sejak dini. Pada kesempatan yang sama, Prof. Sukadiono juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan Universitas Muhammadiyah Lamongan yang dinilai menunjukkan kemajuan pesat sejak berdiri pada 2019.
"Perkembangan UMLA sungguh luar biasa. Sejak berdiri pada 2019, kampus ini menunjukkan akselerasi yang sangat baik, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan program studi. PWM Jawa Timur memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut," katanya.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana UMLA membuka Fakultas Kedokteran pada tahun mendatang. Menurutnya, PWM Jawa Timur siap memberikan dukungan sesuai kewenangannya agar rencana tersebut dapat terealisasi. Selain itu, Prof. Sukadiono mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk terus berkontribusi bagi Persyarikatan dengan penuh keikhlasan.
"Yakinlah, ketika kita sungguh-sungguh mengurus Muhammadiyah, insyaallah Allah akan sungguh-sungguh mengurus kehidupan kita. Karena itu, mari terus berkontribusi dengan penuh keikhlasan," tuturnya.
Ia berharap Festival Anak Sholeh Muhammadiyah dapat terus diselenggarakan secara bergilir di berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Timur sehingga manfaatnya semakin luas dalam mencetak generasi Qurani.
Sementara itu, Ketua PDM Lamongan sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Shodikin menegaskan bahwa Muhammadiyah mendukung penguatan karakter spiritual generasi muda melalui berbagai program, termasuk Gerakan Lamongan Menghafal Al-Qur'an yang kini telah menjadi program Pemerintah Kabupaten Lamongan dan didukung melalui APBD.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terus meningkat. Tahun ini, peserta ujian tahfiz dari tingkat sekolah hingga pondok pesantren telah mencapai lebih dari 5.000 santri, dengan capaian hafalan mulai dari 1 juz hingga 30 juz.
"Bahkan anak-anak tingkat SMP di Lamongan sudah banyak yang menghafal 3 hingga 5 juz. Pada wisuda terbaru, beberapa di antaranya berhasil mengkhatamkan 30 juz," ujar Shodikin.
Melalui penyelenggaraan FASHMU III dan penguatan program tahfiz, Muhammadiyah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai bekal menghadapi masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....