Ribuan Pengikut di Grup Gay Tuban, Satreskrim Minta Peran Penting Orang Tua
- 10 Jul 2026 13:20 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban menyoroti fenomena maraknya grup yang terindikasi kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) di media sosial, khususnya di platform Facebook. Fenomena ini memicu kekhawatiran terkait dampaknya terhadap generasi muda di Kabupaten Tuban, usai ditemukannya grup Gay Tuban dengan jumlah 1.976 pengikut.
Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan, memberikan imbauan tegas agar generasi muda lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan lebih selektif dalam berinteraksi di dunia digital. Ia menekankan bahwa pengaruh negatif dari media sosial dapat masuk dengan cepat jika tidak diimbangi dengan kewaspadaan yang tinggi.
"Kami mengimbau kepada generasi muda untuk lebih peka terhadap pergaulan di media sosial. Di sisi lain, peran orang tua juga sangat krusial dalam menjaga dan mengawasi gerak-gerik serta aktivitas anak," ujarnya, Jumat 10 Juli 2026.
Menurutnya, perhatian dan kasih sayang yang cukup dari orang tua menjadi benteng utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Jika kebutuhan emosional anak terpenuhi di dalam keluarga, risiko anak terjerumus ke dalam pengaruh negatif, dapat diminimalisir.
"Peran orang tua sangat penting dalam membangun karakter anak. Jika anak mendapatkan perhatian yang cukup, besar kemungkinan mereka memiliki ketahanan diri untuk membentengi diri dari pengaruh negatif di luar," katanya.
Sebagai langkah preventif, Satreskrim Polres Tuban mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua dan generasi muda, untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan memilih lingkungan pergaulan yang sehat. Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya sinergi antar keluarga demi menciptakan lingkungan dengan suasana yang aman, sehat, dan positif.
Berikut adalah beberapa langkah yang disarankan oleh Polres Tuban untuk melindungi generasi muda dari pengaruh LGBT. Melalui langkah ini, diharapkan generasi muda Tuban dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan terhindar dari pengaruh yang menyimpang di media sosial.
- Pendampingan Digital: Orang tua diharapkan proaktif mendampingi anak saat menggunakan media sosial.
- Filter Konten: Hindari paparan konten negatif yang tidak sesuai dengan usia dan norma.
- Seleksi Pergaulan: Memilih lingkungan pergaulan yang sehat, positif, dan membangun.
- Komunikasi Terbuka: Membangun komunikasi yang cair dan terbuka di dalam keluarga agar anak merasa nyaman bercerita.
- Penanaman Nilai: Menanamkan nilai moral, norma agama, serta rasa tanggung jawab sejak dini sebagai pondasi karakter anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....