Satpolairud Polres Lamongan Bentuk Posko, Pencarian KMN ENTOK Terus Berlangsung

  • 03 Jul 2026 17:30 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Upaya pencarian Kapal Motor Nelayan (KMN) ENTOK yang hingga kini belum diketahui keberadaannya terus diintensifkan. Untuk memperkuat koordinasi pencarian sekaligus memudahkan penyampaian informasi kepada keluarga awak kapal, Satpolairud Polres Lamongan bersama sejumlah instansi terkait membentuk Posko Terpadu di Kantor Basarnas Brondong.

Pembentukan posko tersebut disepakati dalam pertemuan antara keluarga awak KMN ENTOK dengan instansi terkait yang berlangsung di Kantor Rukun Nelayan Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jumat 3 Juli 2026.

Pertemuan dihadiri Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur, Basarnas Lamongan, KSOP Tanjung Pakis, PSDKP Brondong, Dinas Perikanan Brondong, Syahbandar Perikanan, Kamladu Lamongan, Kepala Desa Blimbing, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Ketua Rukun Nelayan Paciran, serta keluarga awak KMN ENTOK.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Guntur menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami para awak kapal beserta keluarganya. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus berdoa agar para nelayan segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari penyebarluasan informasi melalui berbagai media hingga koordinasi dengan instansi maritim dan wilayah sekitar Perairan Masalembu. Namun, hingga saat ini belum ada informasi pasti mengenai keberadaan KMN ENTOK.

"Kami mengimbau kepada seluruh keluarga awak kapal untuk tetap tenang, berpikir positif, dan terus menjalin komunikasi yang baik agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya," ujarnya.

Selain membentuk Posko Terpadu, Satpolairud Polres Lamongan juga berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep dan Basarnas untuk melakukan deteksi serta memperluas pencarian. Informasi mengenai hilangnya KMN ENTOK juga telah disebarluaskan kepada kapal-kapal yang beroperasi di sekitar Perairan Masalembu agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan kapal tersebut.

Dalam pertemuan itu, keluarga korban dan masyarakat turut menyampaikan sejumlah masukan terkait kemungkinan lokasi kapal. Keluarga awak kapal juga diminta mengumpulkan nomor telepon seluruh anak buah kapal (ABK) sebagai bahan pendukung untuk upaya pelacakan lebih lanjut.

Secara terpisah, Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menegaskan bahwa Polres Lamongan akan terus mengoptimalkan pencarian melalui sinergi lintas sektor. "Polres Lamongan melalui Satpolairud terus memperkuat koordinasi bersama Basarnas, KSOP, PSDKP, Syahbandar, serta seluruh unsur maritim terkait. Pembentukan Posko Terpadu di Kantor Basarnas Brondong menjadi langkah untuk memusatkan koordinasi pencarian sekaligus memudahkan penyampaian informasi kepada keluarga awak kapal," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan awak kapal yang beraktivitas di Perairan Kangean, Masalembu, Bawean, maupun wilayah sekitarnya, agar segera melaporkan kepada petugas apabila melihat atau memperoleh informasi mengenai KMN ENTOK.

"Setiap informasi akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya pencarian. Kami berharap seluruh awak KMN ENTOK dapat segera ditemukan dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....