PWI Lamongan Kembali Dipimpin Kadam, Luthfil Dorong Kemandirian Fiskal
- 03 Agt 2026 19:47 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Kadam Mustoko kembali terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan periode 2026-2029. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Konferensi V PWI Kabupaten Lamongan yang berlangsung di Aula MUI, Lamongan, Senin 3 Juli 2026. Konferensi berlangsung lancar dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Luthfil Hakim bersama jajaran pengurus PWI Jawa Timur.
Kehadiran jajaran pengurus PWI Jawa Timur menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi sekaligus konsolidasi kepengurusan PWI di Kabupaten Lamongan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Jawa Timur Luthfil Hakim juga mendorong insan pers di Lamongan agar memperkuat kajian mengenai kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, kajian berbasis data diperlukan agar pers mampu menjalankan fungsi kontrol sosial dengan memberikan kritik sekaligus solusi kepada pemerintah daerah.
"Ketahanan fiskal kita masih sekitar 2,5 persen. Karena itu, teman-teman PWI harus memiliki kajian untuk mengkritik sekaligus memberikan solusi kepada pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," ujarnya.
Ia mengatakan, pers tidak hanya memiliki fungsi sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Pers juga dapat berperan sebagai mediator antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Menurut Luthfil, kolaborasi tersebut diperlukan untuk mengoptimalkan sektor-sektor unggulan daerah sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD sekaligus memperkuat kemandirian fiskal. Luthfil juga menyoroti sektor pertanian Kabupaten Lamongan yang selama ini menjadi salah satu penopang ketahanan pangan, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional.
Menurutnya, tingginya produksi padi harus diimbangi dengan dukungan terhadap kebutuhan benih, ketersediaan irigasi, pupuk, serta infrastruktur pertanian. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi Indonesia pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi tersebut ditopang luas panen sekitar 11,32 juta hektare dan menghasilkan beras nasional sekitar 34,69 juta ton untuk konsumsi pangan penduduk.
Capaian produksi tersebut semakin menegaskan posisi Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Jawa Timur dan Indonesia. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam APBD 2026 menargetkan pendapatan asli daerah sekitar Rp670 miliar.
Luthfil berharap kepengurusan PWI Lamongan periode 2026-2029 dapat semakin memperkuat fungsi kontrol sosial. Pers juga diharapkan mampu menjadi mitra kritis pemerintah dengan menghadirkan pemberitaan yang berbasis data, berimbang, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....