Angka Kecelakaan di Tuban Dominan, Jasa Raharja Gelar Sosialisasi

  • 18 Jun 2026 09:49 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, Kantor Pelayanan Jasa Raharja Cabang Tuban menggelar kegiatan Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban Melalui Pemberdayaan Aparatur Kecamatan dan Desa. Kegiatan ini digelar Rabu, 17 Juni 2026 di Kecamatan Tuban, yang merupakan kecamatan dengan angka kecelakaan tertinggi.

‎Kepala Jasa Raharja Cabang Tuban, Igemuri, menjelaskan bahwa dipilihnya perangkat desa sebagai sasaran edukasi didasari oleh tingginya angka domisili korban kecelakaan di wilayah Kecamatan Tuban. Pihaknya berharap, para perangkat desa dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarluaskan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.

‎"Kami mengumpulkan perangkat desa untuk memberikan edukasi yang nantinya dapat disampaikan kembali kepada warga. Harapannya, masyarakat di Kecamatan Tuban menjadi lebih memahami pentingnya keselamatan dan tertib berlalu lintas," ujar Igemuri.

‎ Ia juga memaparkan data statistik terkait tren kecelakaan di wilayah Tuban. Meski sempat tercatat sebagai wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi di wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban pada tahun lalu, saat ini posisi Tuban telah bergeser ke peringkat ketiga.

‎ Namun, ia tetap memberikan catatan penting terkait lonjakan angka kecelakaan di tingkat kabupaten. Secara keseluruhan, tahun ini tercatat ada peningkatan angka kecelakaan khususnya di Kecamatan Tuban sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.‎

"Data ini membuktikan bahwa angka kecelakaan di Tuban masih cukup tinggi. Oleh karena itu, kami tidak akan berhenti melakukan edukasi dan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat," katanya.‎

Berdasarkan data yang dihimpun Jasa Raharja, kelompok usia 15 hingga 40 tahun menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kecelakaan. Dari usia tersebut, mayoritas korban adalah laki-laki di usia produktif.‎

Menyikapi hal tersebut, Jasa Raharja akan lebih mengintensifkan edukasi bagi gender laki-laki usia produktif. "Harus disiplin saat berlalu lintas, memahami etika berlalu lintas, dan tentunya tetap ada kesadaran untuk wajib membayar pajak kendaraan bermotor, sebagai bentuk tertib administrasi," ujar Igemuri.

‎ Melalui sinergi antara Jasa Raharja dan perangkat desa ini, diharapkan kesadaran masyarakat Tuban akan keselamatan di jalan raya semakin meningkat. Sehingga angka fatalitas kecelakaan dapat terus ditekan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....