Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Masyarakat Diminta Berikan Informasi Akurat

  • 13 Jun 2026 13:17 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai tahapan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Peresmian tersebut berlangsung di Pendopo Krido Manunggal, Jumat, 12 Juni 2026 yang menjadi titik awal pemetaan komprehensif terhadap kondisi ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.

‎‎Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Membangun Ekonomi Kabupaten Tuban melalui Sensus Ekonomi 2026”. Dan akan berlangsung selama tiga bulan, tepatnya mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

‎‎Kepala BPS Kabupaten Tuban, Wicaksono, menekankan bahwa sensus yang digelar setiap satu dekade ini sangat krusial untuk mendapatkan perubahan struktur ekonomi yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini telah banyak berubah dibandingkan sepuluh tahun lalu.

‎‎“Saat ini, model bisnis berkembang pesat. Munculnya ekonomi digital, transaksi non-tunai, hingga maraknya profesi seperti kurir dan freelancer harus tercatat dengan baik. Kami perlu memotret kondisi riil ini agar kebijakan pemerintah nantinya benar-benar selaras dengan kebutuhan lapangan,” ujar Wicaksono.

‎‎Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, yang hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa akurasi data adalah fondasi utama dalam menyusun kebijakan publik. Ia mengingatkan bahwa data yang tidak valid dapat berpotensi membuat program pembangunan salah sasaran.

‎‎“Data adalah dasar utama. Jika datanya akurat, lengkap, dan relevan, maka kebijakan yang diambil pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga pusat akan tepat sasaran. Ini penting untuk program kesejahteraan masyarakat, menekan beban pengeluaran, serta mendongkrak pendapatan warga,” ujar Wabup.

‎‎Untuk menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Tuban, BPS telah menyiapkan sebanyak 1.334 personel yang terdiri atas 1.177 Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan 157 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Seluruh petugas telah dibekali dengan atribut resmi berupa rompi, name tag, dan surat tugas untuk memudahkan verifikasi di lapangan.

‎Selama masa pendataan, petugas akan menyambangi keluarga dan pelaku usaha untuk menggali berbagai informasi krusial, mulai dari identitas usaha, pemanfaatan internet, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga. ‎Wakil Bupati Tuban mengimbau, agar masyarakat dan pelaku usaha dapat menyambut petugas sensus dengan terbuka serta memberikan jawaban yang jujur dan objektif.

“Kami mengajak warga untuk kooperatif. Data yang Anda berikan adalah kunci bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....