Haul Akbar, Wujud Syukur dan Doa untuk Hari Jadi Lamongan ke-457
- 31 Mei 2026 20:54 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang pembangunan daerah, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Majlis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Haul Al-Khidmah di Alun-Alun Lamongan, Minggu 31 Mei 2026.
Mengusung tema "Tumbuh Bersama, Wujudkan Ketangguhan Pangan dan Sosial", peringatan HJL tahun ini menjadi refleksi atas berbagai upaya pembangunan yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan secara berkelanjutan dan merata.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan, peringatan hari jadi daerah bukan sekadar penanda bertambahnya usia Kabupaten Lamongan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi sarana memperkuat rasa syukur sekaligus memanjatkan doa demi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama memperingati haul akbar dalam rangka Hari Jadi Lamongan ke-457. Ini bukan hanya tentang bertambahnya usia Kabupaten Lamongan, tetapi menjadi momentum memperkuat rasa syukur sekaligus mengetuk langit dengan doa dan dzikir bersama agar Lamongan senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana," katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, berbagai program pembangunan terus dijalankan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di bidang infrastruktur, Pemkab Lamongan terus meningkatkan konektivitas wilayah melalui Program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula). Hingga saat ini, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lamongan telah mencapai 63,55 persen.
Sementara itu, pada sektor sumber daya manusia, pemerintah daerah terus menggulirkan berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan guna meningkatkan kualitas generasi muda. Selain itu, Lamongan juga terus mendukung program strategis nasional, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan. Kabupaten Lamongan tercatat sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan produksi padi tertinggi di Jawa Timur yang mencapai 1,33 juta ton pada 2025.
Di bidang sosial dan keagamaan, Pemkab Lamongan menjalankan Program Lamongan Nyantri sebagai upaya memperkuat nilai-nilai religius dan membangun karakter masyarakat yang berakhlak. "Ikhtiar lahir dan batin yang kita lakukan selama ini menunjukkan hasil yang baik. Pembangunan manusia, kesalehan sosial, kerukunan umat, serta berbagai indikator sosial terus menunjukkan perkembangan positif," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pak Yes juga mengapresiasi ribuan jamaah yang secara istiqamah mengikuti haul dan dzikir bersama setiap tahun. Menurutnya, kekuatan spiritual masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan daerah.
Haul Akbar HJL ke-457 yang diikuti ribuan jamaah itu menjadi simbol sinergi antara pembangunan fisik, ekonomi, sosial, dan spiritual. Melalui semangat kebersamaan dan doa bersama, Lamongan diharapkan terus tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....