Disabilitas di Pelosok Bojonegoro Terima Perekaman KTP Melalui Aksi Jemput Bola

  • 25 Mei 2026 16:44 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Bojonegoro – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan aksi nyata dalam pemerataan akses administrasi kependudukan (adminduk). Melalui program "Jemput Bola", bagi penyandang disabilitas fisik dan mental.

‎‎Para petugas menyisir kawasan pelosok di Desa Deling, Kecamatan Sekar, guna melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang menyasar warga rentan, termasuk disabilitas. Kendala geografis dan keterbatasan fisik selama ini menjadi tembok penghalang bagi mereka untuk mengakses layanan adminduk konvensional.

‎‎Dalam kegiatan ini, petugas bergerak dari rumah ke rumah (door-to-door) untuk menghadirkan layanan secara langsung. Dua warga penyandang disabilitas di Desa Deling berhasil terfasilitasi dan merekam data KTP-el mereka di tempat, yaitu Safitri, warga Dusun Jonoporo, Desa Deling dan Mariyanto, warga Dusun Krajan, Desa Deling.

‎Kepala Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, menegaskan bahwa kepemilikan dokumen kependudukan merupakan hak dasar mutlak bagi setiap warga negara tanpa terkecuali, bukan sebuah hak istimewa yang tebang pilih. Hal itu ditunjukkan melalui kegiatan Jemput Bola di lapangan.

‎"Kami terus berkomitmen untuk memaksimalkan pelayanan ini. Warga Bojonegoro yang berada di wilayah pelosok atau tertinggal akan terus kami sisir agar memiliki dokumen kependudukan, terutama saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Heri Widodo, Senin 25 Mei 2026.

‎Ia menambahkan, operasional jemput bola ke wilayah Kecamatan Sekar ini merupakan perwujudan visi pemerintah daerah untuk meruntuhkan sekat jarak dan keterbatasan fisik masyarakat. Ke depan, Disdukcapil Bojonegoro akan terus bergerak aktif melayani dengan pendekatan yang humanis, ramah, dan inklusif demi memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam sistem administrasi negara.

"Kami menyadari jika masyarakat yang tinggal di daerah yang jauh dari kota, pasti mengalami kendala untuk menjangkau pelayanan dari kami, salah satunya terkait administrasi kependudukan. Oleh karena itu kami memberikan berkomitmen untuk memberikan pelayanan dengan menerjunkan petugas kami di lapangan," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....