Kebakaran Gerai Parfum di Tuban, Pembeli Alami Luka Bakar

  • 23 Apr 2026 19:40 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - Pasca-insiden yang menghanguskan Pasar Baru pada dini hari tadi, kebakaran kembali terjadi di gerai Parfum OXY yang terletak di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Kamis 23 April 2026 sore.

‎Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut memicu kepanikan warga sekitar. Akibat amukan si jago merah, Bagus (25), seorang pembeli menderita luka bakar di sebagian besar tubuhnya. Korban kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Koesma Tuban.

‎Selain Bagus, korban lain bernama Dian (21) mengalami serangan kejang akibat trauma psikis (syok) saat menyaksikan eskalasi api yang begitu cepat. Berdasarkan kesaksian rekan korban, Cindy (22), insiden ini diduga bermula dari kelalaian Bagus saat menyalakan korek api di area sensitif.

‎"Sekitar pukul 15.00 WIB, api muncul secara mendadak. Diduga ada aktivitas menyalakan rokok yang berdekatan dengan tumpukan cairan etanol (pelarut parfum). Karena sifat bahan kimia tersebut sangat sensitif, api langsung menyambar seketika," jelas Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji.

‎Sifat cairan etanol yang merupakan akseleran api membuat bangunan beserta isinya hangus dalam waktu singkat sebelum sempat dilakukan mitigasi awal secara mandiri.

‎Sutaji mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima notifikasi darurat pada pukul 15.10 WIB. Merespons laporan tersebut, dua unit armada pemadam dari Pos Komando Utama segera dikerahkan ke lokasi kejadian.

‎"Personel berhasil melokalisir api dalam waktu 30 menit, yang kemudian dilanjutkan dengan prosedur pembasahan (cooling) selama 30 menit guna mengantisipasi munculnya titik api laten," katanya.

‎Beliau juga memastikan bahwa api berhasil dipadamkan sebelum sempat menjalar ke struktur bangunan di sekitarnya. Menyikapi rentetan kebakaran di wilayahnya, Sutaji mengimbau agar para pelaku usaha memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

‎"Agar mereka bisa langsung bertindak saat kebakaran terjadi, sehingga dapat dikendalikan belum apinya terlalu besar," tambahnya.

‎Pihak berwenang saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta identifikasi lebih lanjut untuk menghitung total kerugian materiil yang ditimbulkan oleh insiden tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....