Harlah PMII ke-66, Tanggung Jawab Moral sebagai Solusi atas Persoalan Negara

  • 19 Apr 2026 17:00 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Diusia Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke 66 tahun, Ketua PC PMII Tuban, Roviq Wahyudin, menekankan bahwa PMII memiliki tanggung jawab moral besar untuk hadir sebagai solusi atas persoalan negara. Di era digitalisasi yang kompleks, kader PMII diminta agar tidak terjebak pada simbol identitas semata.

"Kader PMII bukan hanya soal identitas, tetapi harus mampu bertanggung jawab dan mengemban amanah. Kita dituntut tidak hanya berpikir, tetapi juga bergerak melalui aksi nyata," katanya saat peringatan Harlah ke-66 PMII sekaligus Halal Bihalal yang digelar Ikatan Alumni (IKA) PMII Tuban, Sabtu, 18 April 2026 sore.‎

Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah para pendiri dalam membela kaum mustadh’afin (masyarakat tertindas) melalui penguatan jaringan dengan para senior.‎ ‎Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Tuban sekaligus senior PMII, Miyadi, mengajak seluruh kader untuk tetap teguh pada niat perjuangan di mana pun mereka berkiprah.

Menurutnya, kontribusi kader di berbagai sektor saat ini merupakan modal penting untuk menjawab tantangan bangsa yang kian serius.‎ "Di mana pun kita berkiprah, jangan pernah melupakan almamater, bendera, dan niat perjuangan," ujarnya.‎

‎Sementara itu, Ketua PC IKA PMII Tuban, Khoirul Huda, menyoroti perkembangan infrastruktur organisasi. Ia mengungkapkan rencana pembangunan aula Graha PMII yang lebih luas demi menampung aktivitas kader yang kian masif.‎

‎"Pembangunan ini tentu akan didukung oleh sumbangsih alumni yang sudah duduk di legislatif, khususnya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)," ujarnya.

‎Nuansa inspiratif juga datang dari Jamal Ghofir, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor IAINU Tuban, dengan memberikan motivasi kepada kader untuk merebut posisi strategis melalui peningkatan kapasitas diri.‎

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....