Puncak HPN, Kepala RRI Surabaya Apresiasi Eksistensi dan Integritas Pers

  • 17 Apr 2026 10:20 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Surabaya – Kepala Radio Republik Indonesia (RRI), Unggul Supriyadi, memberikan apresiasi mendalam terhadap soliditas dan dedikasi awak media se-Jawa Timur yang dinilai tetap menjaga integritas profesi di tengah dinamika industri media yang kian kompleks.‎ Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (HUT PWI) ke 80, Kamis 16 April 2026 malam, di Dyandra Convention Center Surabaya.‎

‎Unggul menegaskan, bahwa kehadiran para awak media se-Jawa Timur ini merupakan sebuah momentum yang luar biasa, mengingat saat ini industri media sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang cukup ketat.

‎‎"Ini merupakan fenomena yang patut kita apresiasi secara mendalam. Di tengah upaya efisiensi anggaran yang melanda berbagai sektor, rekan-rekan awak media dari seluruh penjuru Jawa Timur berkenan hadir dengan kerelaan hati. Ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah manifestasi dari panggilan jiwa jurnalisme yang sangat kuat," ujarnya.‎

‎Menurutnya, kehadiran fisik dan dukungan moral dari para insan media ini menjadi indikator bahwa dedikasi terhadap profesi masih menjadi prioritas utama. Ia menambahkan bahwa tanpa "jiwa pers" yang mendarah daging, mustahil terjadi sinergi kolektif di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.‎

‎"Apabila tidak didasari oleh jiwa pers yang kokoh, tentu sulit bagi kita untuk melihat antusias mereka yang sebesar ini. Seseorang bisa saja memilih untuk bersikap apatis atau acuh, namun yang kita saksikan hari ini justru sebaliknya," katanya.

‎Lebih lanjut, Unggul Supriyadi juga menyoroti fenomena disrupsi informasi dan ketatnya persaingan antar-media di era digital. Meski kompetisi untuk memperebutkan atensi publik semakin tajam, ia melihat insan pers di Jawa Timur tetap mampu menjaga semangat profesionalisme dan tidak kehilangan jati diri sebagai pilar demokrasi.

‎"Walaupun persaingan antarmedia saat ini sangat kompetitif, semangat untuk menjiwai kehidupan sebagai insan media tidak luntur. Hal inilah yang menjaga marwah pers tetap tegak, yakni komitmen untuk terus berkontribusi bagi penyebaran informasi yang sehat bagi masyarakat," katanya.

‎Dalam pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring komunikasi antarmedia di Jawa Timur, sekaligus menjadi pemantik semangat bagi seluruh praktisi komunikasi dalam menghadapi tantangan disrupsi di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....