Akibat Banjir, Petani Tambak Lamongan Alami Gagal Panen
- 15 Apr 2026 18:15 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan, berdampak serius terhadap sektor perikanan darat. Ribuan petani tambak dilaporkan mengalami gagal panen dengan estimasi kerugian mencapai 80 persen.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi paling parah dirasakan petani tambak di Kecamatan Glagah. Genangan air yang tak kunjung surut menyebabkan ikan peliharaan hilang terbawa arus.
Petani kini hanya dapat menyisir area tambak untuk mengumpulkan sisa ikan yang masih bertahan, dengan hasil yang sangat terbatas. Salah satu petani tambak di Desa Margoanyar, Nurul Qomariyah, mengaku mengalami kerugian besar pada musim panen kali ini.
Menurutnya, hasil panen jauh menurun dibandingkan kondisi normal. “Panen kali ini benar-benar merugi. Kalau dibandingkan biasanya, ikan yang bisa diselamatkan hanya sekitar 20 persen saja,” ujarnya, Rabu 15 April 2026.
Selain penurunan jumlah hasil panen, kualitas ikan juga mengalami penurunan signifikan. Ukuran ikan cenderung lebih kecil dari standar normal, sehingga berdampak pada nilai jual di pasaran.
Nurul menjelaskan, kondisi tersebut tidak hanya disebabkan oleh banjir, tetapi juga diperparah oleh keterbatasan akses terhadap pupuk untuk kebutuhan tambak. “Ikannya kecil-kecil dan tidak normal. Selain karena banjir, kami juga kesulitan mendapatkan pupuk untuk pengelolaan tambak,” katanya.
Para petani tambak berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, khususnya dalam penanganan banjir yang dinilai menjadi persoalan tahunan. Selain itu, mereka juga meminta kemudahan akses terhadap pupuk agar dapat kembali mengelola tambak secara optimal.
“Kami berharap ada bantuan atau setidaknya kemudahan mendapatkan pupuk. Kami tidak minta gratis, kami siap membeli,” tuturnya.
Hingga saat ini, ribuan hektare lahan tambak di Lamongan masih terendam banjir. Sebagian petani terpaksa menghentikan aktivitas budidaya sementara waktu, sambil menunggu kondisi air surut dan cuaca kembali normal
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....