Pembangunan Sekolah Rakyat di Tuban Capai 26,3 Persen

  • 11 Apr 2026 12:00 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus gencarkan penyelesaian proyek strategis nasional pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Jawa Timur. Proyek senilai Rp1,165 triliun tersebut tersebar di lima titik krusial, meliputi Kabupaten Tuban, Gresik, Jombang, Sampang, serta Kota Surabaya.

‎Hingga awal April 2026, progres fisik pembangunan SR di Jawa Timur secara akumulatif telah menyentuh angka 33,311%. Khusus untuk wilayah Kabupaten Tuban, pengerjaan konstruksi saat ini berada di posisi 26,344%.‎

‎Waskita Karya telah menargetkan seluruh fasilitas pendidikan ini dapat selesai pada 20 Juni 2026. Untuk mencapai target tersebut, percepatan pengerjaan terus dilakukan dengan memitigasi potensi hambatan teknis, termasuk kepastian suplai material dan ketersediaan tenaga kerja ahli di lapangan.‎

‎Di lokasi proyek SR Tuban, fokus pekerjaan saat ini mencakup penggalian tiang pancang (pile cap) untuk gedung SD, SMP, hingga SMA, serta pemasangan pagar beton permanen di sekeliling area sekolah.

‎Kepala Lapangan PT Waskita Karya, Agus Saputra, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan implementasi nyata dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Proyek ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pemerataan kualitas pendidikan.‎

‎"Pembangunan ini selaras dengan Asta Cita pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kami memastikan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem untuk mendapatkan pendidikan yang layak," ujar Agus, Sabtu 11 April 2026.

‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa SR mengusung konsep pendidikan berbasis asrama. Pendekatan ini dinilai paling efektif untuk menjaga konsistensi belajar serta pembentukan karakter siswa secara menyeluruh.

‎Tidak sekadar ruang kelas, Waskita Karya membangun ekosistem pendidikan yang lengkap, yang mencakup, Gedung sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA, asrama khusus bagi siswa dan guru, ‎kantin, sarana olahraga, dan rumah ibadah, serta Gedung serbaguna untuk aktivitas penunjang.

Pembangunan di lima wilayah Jawa Timur ini merupakan bagian dari misi besar pemerintah untuk membangun 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029.

‎"Bagi kami, proyek ini bukan hanya soal menyelesaikan konstruksi fisik. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami dalam mencerdaskan bangsa dan menyiapkan generasi unggul demi menjemput visi Indonesia Emas 2045," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....