Pemkab Tuban Targetkan Angka Kemiskinan Turun hingga 13 Persen

  • 11 Apr 2026 12:05 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - Pemerintah Kabupaten Tuban telah menyiapkan progam strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan di tahun 2027. Melalui perencanaan yang matang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Pemkab Tuban optimistis dapat menekan angka kemiskinan secara signifikan.

‎Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, mengatakan bahwa target penurunan kemiskinan pada tahun 2027 diperkirakan bisa mencapai angka antara 11-13 persen. Namun, ia menekankan bahwa pencapaian tersebut memerlukan kerja nyata di lapangan, bukan sekadar menunggu data statistik.‎

‎"Sesuai dengan RKPD yang telah kami susun, baik untuk tahun 2026 maupun target di tahun 2027, kami menetapkan sasaran penurunan angka kemiskinan berada di rentang 11 hingga 13 persen. Upaya ini menuntut strategi yang paling tepat dan tidak hanya terpaku pada hasil sensus BPS semata," ujarnya. Sabtu, 11 April 2026.

‎Wabup menjelaskan bahwa kunci utama dalam menekan angka kemiskinan adalah melalui intervensi langsung pada sektor pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, stabilitas dan peningkatan ekonomi daerah berbanding lurus dengan peningkatan taraf hidup masyarakat‎

‎Salah satu pilar utama yang menjadi fokus pemerintah adalah pemberdayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di 20 kecamatan di seluruh Kabupaten Tuban. Dengan mendorong masyarakat untuk memiliki kemampuan wirausaha yang mandiri.

‎Sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya berpusat di perkotaan saja, namun juga menjangkau hingga ke pelosok desa. "Kami juga akan menginstruksikan ke dinas terkait untuk melakukan pendampingan berkelanjutan terhadap pelaku usaha lokal," katanya.

‎Lebih lanjut, Joko Sarwono menegaskan bahwa keberhasilan progam ini juga sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Pemkab Tuban akan terus mengawal kebijakan ini secara intensif agar mobilisasi ekonomi masyarakat di tingkat bawah dapat berjalan maksimal.

‎"Kami akan bergerak bersama dengan seluruh dinas terkait untuk memastikan program ini berjalan efektif. Jika pertumbuhan ekonomi kita meningkat, secara otomatis angka kemiskinan akan tertekan. Fokus kami adalah membangun kemampuan wirausaha masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....