Sinergi Unisla dan Pemprov Jatim, Targetkan Jadi Eco-Health University

  • 31 Mar 2026 20:15 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Universitas Islam Lamongan (Unisla) menegaskan komitmennya dalam bertransformasi menuju Eco-Health University melalui penguatan sinergi strategis bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Komitmen tersebut ditandai dengan pertemuan antara jajaran pimpinan Unisla dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Dalam pertemuan itu, Unisla memaparkan berbagai program strategis berbasis lingkungan dan kesehatan sebagai bagian dari arah transformasi kelembagaan. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, serta Kepala BPSDM Jawa Timur, Ramliyanto.

Rektor Unisla, Abdul Ghofur, menegaskan bahwa konsep Eco-Health University bukan sekadar citra institusi, melainkan arah strategis jangka panjang berbasis riset dan pengabdian masyarakat.

“Unisla berkomitmen membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul secara akademik sekaligus responsif terhadap isu kesehatan dan lingkungan. Konsep ini mengintegrasikan keilmuan, riset terapan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Pemprov Jatim menjadi faktor penting dalam mempercepat implementasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan kampus.

Adapun program yang dipaparkan meliputi pengelolaan komposting sampah, substitusi pupuk organik, hingga pengembangan pakan ternak berbasis herbal. Inovasi tersebut melibatkan kolaborasi lintas fakultas, terutama Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) serta Fakultas Perikanan dan Peternakan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi langkah Unisla yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah.

“Inisiatif eco-health ini sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Menurutnya, model berbasis riset seperti yang dikembangkan Unisla perlu diperkuat dan direplikasi agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan global.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama berkelanjutan antara Unisla dan Pemprov Jatim, khususnya dalam pengembangan riset terapan, inovasi lingkungan, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan dan ekologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....