Musrenbang Lamongan 2027, Fokus Program Berdampak Nyata

  • 31 Mar 2026 15:10 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Selarasan arah pembangunan agar program yang dirancang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di gedung Pemkab Lantai 7, Selasa 31 Maret 2026

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa tema pembangunan tahun 2027 adalah percepatan pemerataan infrastruktur dasar berkualitas dan infrastruktur ekonomi strategis yang berwawasan lingkungan. Tema tersebut dinilai selaras dengan arah pembangunan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Timur.

“Musrenbang hari ini menjadi titik temu untuk memastikan setiap rencana benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Yang diingat bukan seberapa banyak yang direncanakan, tapi seberapa nyata yang dapat diwujudkan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Pemkab Lamongan menetapkan sembilan agenda prioritas pembangunan tahun 2027. Agenda tersebut meliputi pengendalian banjir dan mitigasi kekeringan, peningkatan kualitas jalan dan konektivitas wilayah melalui Program Jamula, penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sosial dan keagamaan.

Kemudian penguatan ekonomi masyarakat, percepatan transformasi digital pelayanan publik, penguatan ketahanan energi dan lingkungan hidup, serta penguatan kawasan perkotaan. Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Lamongan meningkat hingga 5,43 persen pada tahun 2027.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lamongan, Sujarwo melaporkan bahwa usulan masyarakat yang masuk melalui aplikasi SIPD-RI mencapai 8.293 usulan. Namun, hanya 2.276 usulan yang memenuhi persyaratan dan kesesuaian.

“Sedangkan usulan pokok pikiran DPRD yang diinput sebanyak 3.077 usulan, dengan 1.650 usulan dinyatakan sesuai dan dapat diverifikasi,” ujarnya.

Musrenbang tersebut juga dihadiri Kepala Bakorwil Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, Tri Wahyu Liswati yang menyampaikan arah kebijakan pembangunan provinsi. Selain itu, Ketua DPRD Lamongan, Mukhammad Freddy Wahyudi, turut memaparkan pokok-pokok pikiran DPRD.

Partisipasi publik juga mewarnai forum tersebut, termasuk dari perwakilan forum anak dan forum disabilitas yang menyampaikan aspirasi mereka sebagai bagian dari perencanaan pembangunan yang inklusif. Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap seluruh program yang dirancang tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu direalisasikan secara konkret dan memberi dampak luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....