Respon Keluhan Warga, Wagub Jatim Tinjau Banjir Karanggeneng

  • 14 Mar 2026 16:06 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau langsung kondisi jalan provinsi sekaligus penanganan banjir di Kecamatan Karanggeneng, di depan Ponpes Matholi’ul Anwar, Desa Simo, Sabtu 14 Maret 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta instansi terkait dalam menangani genangan banjir yang kerap terjadi di kawasan Bengawan Jero.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan sejumlah langkah telah dilakukan untuk mengurangi genangan di wilayah tersebut. Di antaranya menambah jumlah serta jam operasional pompa di beberapa titik Sungai Bengawan Jero, mengoptimalkan manajemen pintu air, serta meningkatkan kapasitas penanganan yang telah berjalan beberapa tahun terakhir.

“Keluhan warga tidak bisa kita diamkan. Karena itu kita mencari solusi operasional, termasuk menambah pompa yang beroperasi dan melakukan pendekatan yang lebih spesifik sesuai kondisi lapangan,” ujarnya.

Sebagai langkah darurat, lanjut Emil, juga dipasang kantong penahan sepanjang sekitar 160 meter yang berfungsi sebagai tanggul sementara. Air akan diarahkan untuk menggenang sementara di badan jalan, kemudian dipompa menggunakan pompa apung agar lebih cepat surut.

“Air memang akan menggenang di jalan, tetapi kita tangani dengan pompa apung. Selain itu, kami juga mempertimbangkan langkah modifikasi cuaca untuk membantu mengurangi curah hujan,” katanya.

Emil menegaskan, langkah yang dilakukan saat ini merupakan penanganan jangka pendek mengingat ruas yang terdampak merupakan jalan provinsi. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah menginstruksikan percepatan penanganan, termasuk perbaikan jalan yang sebelumnya dilakukan melalui pembagian aspal.

Bupati Yuhronur Efendi mengapresiasi dukungan serta koordinasi yang terus dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dalam upaya penanganan banjir di Lamongan.

“Terima kasih atas berbagai koordinasi yang telah kita lakukan bersama pemerintah provinsi maupun BBWS. Berbagai solusi satu per satu telah kita laksanakan. Mudah-mudahan saat Idulfitri nanti kondisi banjir di Lamongan sudah jauh berkurang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, penanganan banjir di wilayah Bengawan Jero membutuhkan kolaborasi lintas kewenangan. Hal itu karena berkaitan dengan sistem sungai, pintu air, hingga infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Penanganan tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak banjir di kawasan Bengawan Jero sekaligus menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat di wilayah Karanggeneng dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....