Jalur Alternatif Sukodadi–Paciran Terendam Banjir, Sejumlah Motor Mogok

  • 10 Mar 2026 14:25 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Persiapan arus mudik Lebaran di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menghadapi kendala serius. Jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Sukodadi menuju Kecamatan Paciran, tepatnya di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter, Selasa 10 Maret 2026.

Genangan air dipicu tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Padahal, jalur tersebut merupakan salah satu akses penting yang kerap digunakan masyarakat sebagai alternatif penghubung wilayah utara Lamongan, terutama saat arus mudik Lebaran.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi lalu lintas terganggu. Sejumlah kendaraan roda dua milik warga dilaporkan mengalami mati mesin atau mogok setelah nekat menerobos genangan air yang menutupi badan jalan.

Para pengendara terpaksa menuntun sepeda motor mereka di tengah banjir demi dapat melanjutkan perjalanan. Salah seorang warga setempat, Tomo, mengatakan banjir di kawasan tersebut sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Namun, genangan kali ini dinilai lebih parah dibanding sebelumnya. “Banjir kali ini cukup dalam. Banyak motor yang mogok karena air masuk ke mesin,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Joko, warga Karanggeneng yang juga terdampak kondisi tersebut. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Banyak sepeda motor mogok. Harapannya pemerintah bisa membenahi, entah dengan pompa air atau perbaikan saluran irigasi supaya banjir tidak terus terjadi,” katanya.

Selain mengganggu aktivitas pengguna jalan, genangan banjir juga berdampak pada aktivitas pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Beberapa siswa mengaku sering terkena cipratan air dari kendaraan yang melintas.

Warga dan pengguna jalan berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera melakukan penanganan darurat. Salah satu solusi yang diharapkan adalah peninggian badan jalan di titik rawan banjir agar jalur alternatif tersebut tetap dapat dilalui dengan aman, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....