Sego Boran Lamongan Resmi jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

  • 23 Feb 2026 20:19 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan – Kuliner khas Lamongan, Sego Boran, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2025.

Sertifikat penetapan diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara dalam agenda Penyerahan Apresiasi Seniman/Pelaku Budaya, Tunjangan Kehormatan Juru Pelihara Cagar Budaya, dan WBTb Indonesia, Minggu 22 Februari 2026 di Malang.

Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham mengatakan, penetapan Sego Boran sebagai WBTb bukan sekadar kebanggaan, melainkan peluang strategis untuk mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

“Ini menjadi momentum bagi kami untuk terus mempromosikan dan mengembangkan kuliner khas daerah agar semakin dikenal luas dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, berkomitmen menjaga identitas daerah melalui pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Sego Boran ditetapkan dalam kategori WBTb bidang Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. Penetapan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara atas kekayaan budaya lokal yang dijaga dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Dengan tambahan pengakuan ini, Lamongan semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya. Sebelumnya, sejumlah tradisi dan budaya Lamongan juga telah lebih dahulu masuk dalam daftar WBTb Indonesia, di antaranya Kentrung, Jaran Jenggo, Mendhak Sanggring, dan Perahu Ijon-Ijon.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyerahkan tunjangan kehormatan kepada para Juru Pelihara Cagar Budaya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga dan merawat situs bersejarah.

Tunjangan sebesar Rp1.500.000 tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pelestarian warisan budaya, baik benda maupun takbenda.

Di akhir acara, Mas Dirham sapaan akrabnya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, melestarikan, dan membanggakan warisan budaya daerah sebagai identitas dan kekuatan Lamongan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....