Menjelang Ramadan, Tim Satgas Bojonegoro Sidak Pasar

  • 16 Feb 2026 18:24 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Bojonegoro - Menjelang bulan suci Ramadan, aparat kepolisian bersama sejumlah lembaga terkait di Kabupaten Bojonegoro intensif melakukan pengawasan terhadap kondisi bahan kebutuhan pokok. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan harga tetap terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Tim gabungan mendatangi sejumlah titik strategis, mulai dari pusat perdagangan tradisional, ritel modern, hingga gudang penyimpanan, guna memperoleh gambaran langsung terkait ketersediaan dan harga jual di lapangan.

Pengawasan dipimpin oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Bojonegoro, IPDA A. Zaenan Na’im, dengan melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Perum Bulog Kabupaten Bojonegoro, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Sinergi lintas sektor ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi kelangkaan maupun spekulasi harga menjelang Ramadan. Sejumlah lokasi menjadi fokus pengecekan, di antaranya Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, dan gudang Bulog setempat.

Di masing-masing lokasi, tim melakukan verifikasi harga di tingkat pedagang serta memeriksa kondisi stok untuk memastikan pasokan tetap aman. Dari hasil pemantauan di Pasar Kota Bojonegoro, tercatat harga beras premium berada di kisaran Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.000 per kilogram.

Sementara itu, komoditas gula dijual seharga Rp16.500 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp19.000 per kilogram, serta Minyakita Rp15.700 per kilogram.

Untuk produk hewani, harga daging sapi tercatat Rp115.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, dan telur ayam Rp30.000 per kilogram.

Pada kelompok hortikultura, harga cabai rawit mencapai Rp95.000 per kilogram, cabai merah Rp40.000 per kilogram, cabai keriting Rp35.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp35.000 per kilogram.

"Hasil pengecekan di Bravo Swalayan harga bahan pokok relatif sejalan dengan pasar tradisional. Beras premium, medium, dan SPHP juga dijual dengan harga yang sama, sementara gula tercatat sedikit lebih tinggi, yakni Rp17.500 per kilogram," ujar IPDA A. Zaenan Na’im.

Adapun kondisi stok di gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro dinyatakan aman. Saat ini tersedia sekitar 6.200 ton beras, Minyakita sebanyak 250 karton, serta gula Maniskita mencapai 10 ton.

Ia juga menyampaikan bahwa secara umum situasi bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro masih dalam kondisi terkendali. Hingga saat ini tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan, dan ketersediaan stok dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan hingga Idul Fitri.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara wajar dan tidak melakukan pembelian berlebihan. "Kami minta agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu kelangkaan atau kenaikan harga. Dan bisa melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penimbunan atau praktik harga yang tidak sesuai ketentuan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....