Hari Kusta 2026: Lawan Stigma, Bukan Penderitanya

  • 30 Jan 2026 09:17 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Program dialog RRI Tuban, Tuban menyapa pada jumat 30 januari 2026 Dalam rangka memperingati Hari Kusta Sedunia 2026, Radio Republik Indonesia (RRI) Tuban menggelar dialog kesehatan dengan tema “Kusta Dapat Disembuhkan, Tantangannya Adalah Stigma”. Dialog tersebut menghadirkan narasumber Helmy Ilmiawati, selaku Adminkes Ahli Pertama Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, guna memberikan edukasi kepada masyarakat tentang fakta dan penanganan penyakit kusta.

Helmy Ilmiawati menjelaskan bahwa kusta merupakan penyakit menular kronis yang sebenarnya dapat disembuhkan secara total apabila terdeteksi dan diobati sejak dini. Pengobatan kusta telah tersedia secara gratis di fasilitas layanan kesehatan dan dijamin oleh pemerintah.

Namun demikian, masih banyak masyarakat yang enggan memeriksakan diri karena kurangnya pemahaman serta ketakutan terhadap label negatif yang melekat pada penyakit tersebut. Menurutnya, tantangan terbesar dalam upaya eliminasi kusta bukan semata-mata pada aspek medis, melainkan pada stigma sosial yang masih kuat di tengah masyarakat.

Stigma ini kerap menyebabkan penderita dikucilkan, kehilangan kepercayaan diri, bahkan terlambat mendapatkan pengobatan. Padahal, penderita kusta yang menjalani pengobatan rutin tidak lagi menularkan penyakit tersebut.

Dalam dialog tersebut, Dinas Kesehatan Tuban terus mendorong peningkatan literasi kesehatan masyarakat melalui sosialisasi, deteksi dini, serta pendampingan bagi penderita kusta. Peran keluarga dan lingkungan sekitar juga dinilai sangat penting untuk memberikan dukungan moral agar penderita berani berobat dan menjalani pengobatan hingga tuntas.

Melalui peringatan Hari Kusta 2026, RRI Tuban bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghapus stigma terhadap kusta. Dengan pemahaman yang benar, diharapkan masyarakat dapat bersikap lebih inklusif, mendukung proses penyembuhan penderita, serta bersama-sama mewujudkan Tuban bebas stigma dan lebih peduli terhadap kesehatan sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....