Cuaca Ekstrem Paksa Nelayan di Tuban Bongkar Tabungan
- 14 Jan 2026 15:11 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Kabupaten Tuban berdampak signifikan terhadap aktivitas nelayan. Seluruh nelayan di Kabupaten Tuban terpaksa merogoh uang tabungan agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tuban, Faisol Rozi, menyampaikan jika seluruh nelayan menghentikan kegiatan melaut demi menjaga keselamatan karena tingginya gelombang laut dan angin kencang.
Akibat tidak dapat melaut, pendapatan nelayan mengalami penurunan. Kondisi ini memaksa sebagian nelayan memanfaatkan tabungan yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, sejumlah nelayan juga memilih beralih sementara ke usaha lain, seperti berdagang, sebagai upaya bertahan di tengah cuaca yang belum bersahabat. "Cuaca buruk ini sudah ada 10 hari ini, bahkan prediksi BMKG bisa sampai minggu depan. Jadi nelayan tidak berani melaut karena faktor keselamatan. Dampaknya tentu sangat dirasakan, karena ketika tidak melaut otomatis tidak ada hasil tangkapan dan pendapatan menurun,” ujarnya, pada Rabu, 14 Januari 2026.
Sementara itu, ia menyebutkan bahwa saat ini harga ikan untuk kebutuhan ekspor pabrik mengalami sedikit kenaikan. Namun, harga ikan di pasar lokal masih relatif stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
“Untuk pasar lokal, ketersediaan stok ikan beku masih mencukupi sehingga harga tidak mengalami kenaikan signifikan,” ujarnya.
Ia berharap, agar kondisi cuaca dapat segera membaik agar nelayan dapat kembali melaut dengan aman dan aktivitas ekonomi nelayan dapat kembali berjalan normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....