Belasan Sekolah di Lamongan Terendam Banjir Bengawan Jero

  • 13 Jan 2026 12:14 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Luapan Sungai Bengawan Jero akibat tingginya intensitas hujan merendam belasan gedung sekolah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Banjir tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga mengganggu aktivitas belajar mengajar di sejumlah wilayah terdampak.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, sedikitnya 11 lembaga pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA terdampak banjir yang tersebar di lima kecamatan.

Kepala BPBD Lamongan, M. Na’im, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar layanan pendidikan tetap berjalan, meski dalam kondisi darurat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Di beberapa titik, kami siapkan bantuan perahu agar siswa tetap bisa menjangkau sekolah,” katanya, Selasa (13/1/2026).

Kondisi terparah terjadi di SDN Turi, Kecamatan Turi. Seluruh ruang kelas sekolah tersebut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 20 sentimeter. Pihak sekolah terpaksa meliburkan siswa karena kondisi dinilai tidak aman untuk kegiatan belajar.

Sementara itu, SDN 2 Pasi, Kecamatan Glagah, masih berupaya menjalankan aktivitas sekolah meski halaman dan beberapa ruang kelas terendam banjir selama empat hari terakhir. Proses belajar mengajar dilakukan dengan berbagai penyesuaian di tengah keterbatasan sarana.

Kepala SDN 2 Pasi, Ruhannah mengakui banjir sangat menghambat mobilitas guru dan siswa. Namun, keputusan meliburkan sekolah masih menunggu arahan dari Dinas Pendidikan.

“Kami menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan. Jika kondisi air terus naik dan membahayakan, keselamatan siswa tentu menjadi prioritas,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....